Perbaikan Ruas Jalan Bontang Lestari Masih 55 Persen, Pemkot Butuh Dukungan Pemprov

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:02 WIB
BERLUBANG: Sejumlah titik di ruas jalan Bontang Lestari mengalami kerusakan sehingga pengendara yang melintas wajib berhati-hati. ADIEL KUNDHARA/KP
BERLUBANG: Sejumlah titik di ruas jalan Bontang Lestari mengalami kerusakan sehingga pengendara yang melintas wajib berhati-hati. ADIEL KUNDHARA/KP

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Upaya penanganan ruas jalan di Bontang Lestari belum sepenuhnya dilakukan. Apalagi saat ini kewenangan terkait perbaikan berada di Pemprov Kaltim. Setelah tiga ruas jalan yakni Soekarno-Hatta, M Roem, dan Urip Sumoharjo berstatus jalan provinsi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Much Cholis Edi Prabowo mengatakan saat ini kondisi sebagian ruas jalan mengalami kerusakan. Perbaikan diperlukan agar pengendara yang melintas tidak berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Saat ini baru 55 persen yang sudah dilakukan pengecoran standar japan industri," kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya sebagian panjang ruas jalan dulunya diperbaikan dengan anggaran inpres jalan daerah (IJD). Diketahui tiga ruas jalan ini memiliki panjang 22 kilometer. Mulai dari simpang empat RSUD Taman Husada hingga ujung Jalan Urip Sumoharjo yang berbatasan dengan Kukar.

Baca Juga: Pemkab Kutai Barat Finalisasi Nota Kesepakatan Pertanahan untuk Pangkas Birokrasi Lintas OPD

Area Bontang Lestari juga ditetapkan sebagai kawasan industri. Pemkot Bontang pun telah menaikkan kelas jalan dari sebelumnya. Mengingat kendaraan industri yang melintas memiliki tonase tinggi.

Selain itu Jalan Soetta dan M Roem juga digunakan ASN untuk menuju lokasi kantor. Mengingat kantor walikota, gabungan dinas, hingga Kantor DPRD berada di Bontang Lestari. "Saat ini perbaikan hanya dilakukan secara parsial dengan material aspal dingin," ucapnya.

Bowo berharap penanganan bisa ditingkatkan pada tahun depan. Pemkot Bontang bakal berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim terkait dengan masalah ini. "Harapan kami sisanya dapat dilakukan perbaikan," tutur dia.

Beberapa titik kerusakan terjadi di ruas jalan tersebut. Mulai jalan berlubang hingga bergelombang. Apalagi beberapa tahun belakangan program IJD pun tidak menyasar Bontang. Terakhir mengakomodasi Bontang pada 2023 lalu. Kala itu Rp100 miliar dari APBN dikucurkan untuk penanganan ruas jalan di Bontang Lestari. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Jalan rusak Bontang jalan Bontang Lestari perbaikan jalan Bontang Lestari pemprov kaltim pemkot bontang