HUT Ke-81 RI, Pupuk Kaltim Perkuat Peran Dukung Ketahanan Pangan

Edwin Agustyan • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:49 WIB
Pasukan pengibar bendera tampil dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pasukan pengibar bendera tampil dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

 
KALTIMPOST.ID, BONTANG – Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meneguhkan komitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia melalui penguatan kinerja, inovasi, serta pengembangan bisnis.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rafli Yandra mengatakan, sejalan dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, momentum HUT ke-81 RI menjadi dorongan bagi seluruh insan Pupuk Kaltim untuk terus berkarya dan memperkuat peran perusahaan. Utamanya dalam mendukung ketahanan pangan dan daya saing industri nasional.

Menurut Rafli, Pupuk Kaltim memiliki posisi strategis dalam mendukung kedaulatan pangan melalui produk yang dihasilkan sebagai bagian dari rantai produksi pertanian nasional. Karena itu, perusahaan memastikan keandalan produksi tetap terjaga secara berkelanjutan, meningkatkan efisiensi, memperkuat distribusi, sekaligus mendorong inovasi agar mampu menjawab kebutuhan pertanian yang terus berkembang.

Baca Juga: BSG Cup 2026 Dimulai, Perbasi Kaltim Berharap Lahir Bibit Basket Baru

“Bagi Pupuk Kaltim, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi nyata. Utamanya memastikan pemenuhan kebutuhan pupuk nasional dalam mendukung produktivitas petani, keberlanjutan sektor pertanian, hingga ketahanan pangan,” ujar Rafli, Senin (17/8/2026).

Hingga semester I 2026, Pupuk Kaltim mencatatkan kinerja produksi yang solid. Produksi amonia mencapai 1.688.024 ton atau 61,61 persen dari target tahunan. Sementara produksi urea mencapai 2.183.109 ton atau 63,10 persen dan NPK sebanyak 197.277 ton atau 61,46 persen.

Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga ketersediaan pupuk sekaligus mendukung keberlangsungan produksi pertanian di berbagai wilayah Indonesia.

“Namun, kita tidak boleh berhenti pada pencapaian hari ini. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga produktivitas, efisiensi, reliability, dan operational excellence harus terus ditingkatkan,” lanjut Rafli.

Sejalan dengan itu, Pupuk Kaltim terus mengembangkan berbagai program dan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.

Salah satunya melalui revamping pabrik amonia 2 yang diarahkan untuk meningkatkan keandalan pabrik, efisiensi energi, produktivitas, serta memastikan keberlangsungan operasi dalam menghadapi kebutuhan pupuk nasional yang semakin dinamis.

Selain itu, Pupuk Kaltim terus mematangkan rencana pembangunan pabrik baru di Fakfak, Papua Barat. Pabrik tersebut diharapkan berperan dalam meningkatkan produksi pupuk nasional sekaligus memperkuat perekonomian kawasan timur Indonesia.

Baca Juga: Persiapan Panjang Bikin Pede, Hoki Kaltim Tak Remehkan Lawan

Pembangunan pabrik tersebut juga sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang tertuang dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Di samping penguatan bisnis inti, Pupuk Kaltim juga mendorong diversifikasi melalui pengembangan pabrik soda ash berkapasitas 300 ribu ton per tahun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan portofolio bisnis sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan produk samping yang tersedia.

“Pengembangan soda ash juga mencerminkan langkah Pupuk Kaltim dalam membangun industri yang lebih terintegrasi dan bernilai tambah. Sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan memperkuat prinsip keberlanjutan,” terang Rafli.

Namun, inovasi dan pengembangan bisnis juga harus berjalan seiring dengan penguatan budaya kerja di internal perusahaan. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai turnamen internal untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat sportivitas di antara insan Pupuk Kaltim.

Beragam cabang olahraga dan permainan tradisional yang dihadirkan menjadi ruang bagi karyawan untuk berinteraksi di luar rutinitas pekerjaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kekompakan, mempererat komunikasi lintas unit kerja, serta menjaga semangat kebersamaan sebagai satu keluarga besar Pupuk Kaltim.

“Nilai-nilai ini sangat penting karena keberhasilan perusahaan tidak mungkin dicapai secara individual. Tapi butuh kolaborasi dan saling dukung antar seluruh karyawan,” tutur Rafli.

Semangat kemerdekaan juga diperluas melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat sebagai ruang interaksi dan kebersamaan. Inisiatif tersebut terus dikembangkan setiap tahun untuk membangun kedekatan sekaligus menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang inklusif dan penuh kegembiraan.

Pupuk Kaltim ingin menunjukkan bahwa keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat yang dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat. Perusahaan tidak berdiri sendiri, tetapi tumbuh bersama masyarakat serta memiliki tanggung jawab untuk membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan lingkungan sekitar.

“Pupuk Kaltim tidak berdiri sendiri, tapi tumbuh bersama masyarakat. Untuk itu, semangat kemerdekaan juga harus jadi momentum untuk memperkuat hubungan kebersamaan dan manfaat yang dapat dihadirkan bagi sekitar,” terang Rafli.

Melalui kinerja optimal dan dukungan inovasi berkelanjutan, Pupuk Kaltim menegaskan semangat kemerdekaan menjadi energi untuk terus bergerak maju guna memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: NTP Petani Kaltim Naik 1,99 Persen, Daya Beli Petani Menguat

Pupuk Kaltim akan terus memperkuat bisnis inti, meningkatkan keandalan aset, mendorong inovasi, mengembangkan diversifikasi bisnis, hingga memperluas kontribusi bagi masyarakat. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk memastikan perusahaan semakin adaptif sekaligus mampu memberikan nilai tambah bagi bangsa dan negara.

“Kemerdekaan harus diisi dengan karya. Untuk itu, Pupuk Kaltim akan terus tumbuh dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat serta lingkungan secara lebih signifikan. Semangat ini akan terus kami jaga dan tingkatkan ke depannya,” ungkap Rafli.

Di akhir, Pupuk Kaltim turut menyampaikan duka cita dan empati bagi para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta masyarakat di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak.

Menurut Rafli, hal tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pencapaian dan perayaan, tetapi juga melalui solidaritas dan gotong royong untuk saling menguatkan di tengah situasi sulit.

“Kami turut menyampaikan duka cita mendalam dan mendoakan seluruh korban bencana di NTT diberi kekuatan, keselamatan, serta ketabahan. Semoga proses pemulihan dapat berjalan baik dan masyarakat terdampak segera kembali bangkit,” tutup Rafli Yandra. (*)

Editor : Ery Supriyadi
HUT ke-81 RI Rafli Yandra pupuk kaltim ketahanan pangan