Anggaran Dipangkas, Pembangunan Labkesda Bontang Hanya 50 Persen Lebih

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:14 WIB
BELUM ADA PENGERJAAN: Lahan di Jalan Selat Karimata, Tanjung Laut, Bontang ini akan diperuntukkan sebagai bangunan Labkesda yang baru. ADIEL KUNDHARA/KP
BELUM ADA PENGERJAAN: Lahan di Jalan Selat Karimata, Tanjung Laut, Bontang ini akan diperuntukkan sebagai bangunan Labkesda yang baru. ADIEL KUNDHARA/KP

KALTIMPOSTR.ID, BONTANG - Rencana pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Jalan Selat Karimata, Bontang harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Efisiensi anggaran membuat pembangunan fasilitas tersebut tidak lagi dikerjakan secara penuh seperti desain awal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan, pembangunan Labkesda tetap berjalan dan saat ini masuk dalam proses mini kompetisi. Namun, luasan bangunan yang dikerjakan akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut sejak awal diarahkan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat terhadap layanan kesehatan. Karena itu, meski terjadi penyesuaian akibat efisiensi anggaran, kebutuhan utama Labkesda tetap menjadi prioritas.

Baca Juga: Provos Propam Mabes Polri Periksa Personel Polresta Balikpapan, Ini yang Dicek

“Tujuan pemerintah membangun fasilitas kesehatan adalah untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Prosesnya dilakukan sesuai regulasi dan aturan yang ada,” kata Toetoek, Jumat (21/8/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan tidak akan mencakup seluruh bagian bangunan sebagaimana perencanaan awal. Dari total rencana pembangunan, pekerjaan fisik diperkirakan hanya mencapai sekitar 50 persen lebih.

Penyesuaian tersebut dilakukan karena anggaran mengalami efisiensi. Pemerintah, kata dia, harus memilah bagian bangunan yang benar-benar penting agar fasilitas utama Labkesda tetap dapat diwujudkan.

“Yang ditiadakan adalah bagian yang tidak terlalu penting, tetapi yang menjadi syarat untuk keperluan laboratorium kesehatan tetap dibangun,” ucapnya.

Baca Juga: Tumpukan Sampah di Ruko Bandar Balikpapan Terbakar, Api Nyaris Merambat

Toetoek memastikan keterbatasan anggaran tidak membuat pembangunan Labkesda berhenti. Dinkes tetap berupaya agar pekerjaan dapat berjalan optimal dengan anggaran yang telah disesuaikan.

Ia juga menyebut pembangunan fisik ditargetkan dapat diselesaikan sesuai waktu yang tersedia yakni akhir tahun. Saat ini prosesnya masih berada dalam tahapan mini kompetisi sebelum masuk ke pekerjaan konstruksi.

Terkait desain bangunan, Toetoek mengatakan tidak seluruh lantai yang sebelumnya direncanakan akan dibangun pada tahap ini. Bagian yang diprioritaskan adalah ruang yang berkaitan langsung dengan kebutuhan operasional Labkesda yakni lantai dasar.

Sementara sejumlah ruang di bagian atas bangunan, seperti ruang rapat dan fasilitas pendukung lainnya, bukan menjadi prioritas utama dalam pembangunan tahap sekarang.

“Yang di atas itu hanya tempat untuk karyawan, seperti ruang rapat dan lainnya. Jadi yang penting peruntukan untuk Labkesda dan kebutuhan karyawannya bisa terpenuhi,” tutur dia.

Dengan skema tersebut, Toetoek berharap fasilitas utama Labkesda tetap dapat dimanfaatkan setelah pembangunan rampung. Adapun pengembangan bagian bangunan lainnya dapat dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Ia menegaskan, efisiensi bukan berarti menghilangkan kebutuhan utama pembangunan. Sebaliknya, penyesuaian dilakukan agar dana yang tersedia benar-benar diarahkan untuk pekerjaan yang memiliki manfaat langsung terhadap operasional layanan laboratorium kesehatan.

Baca Juga: "Kalimantan Setengah Neraka," DPR Minta Karhutla Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional

“Dengan anggaran yang sudah diefisienkan, kita diharapkan tetap bekerja optimal,” terangnya Toetoek.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bontang menggelontorkan anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk pembangunan infrastruktur ini. Lahan tersebut sebelumnya telah diratakan sebagai persiapan pembangunan. Dalam perencanaan awal, pembangunan Labkesda dirancang sebagai gedung dua lantai.

Lantai bawah akan difungsikan untuk pelayanan laboratorium, sementara lantai atas digunakan sebagai ruang kantor, administrasi, serta fasilitas pendukung seperti ruang pertemuan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Efisiensi Anggaran Bontang Pembangunan Labkesda Bontang anggaran Labkesda Bontang labkesda bontang Dinkes Bontang