Enam Pejabat Bontang Lolos, Ikuti Asesmen di Jogjakarta, Berikut Calon-Calon Sekkot 

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:31 WIB
BAKAL DIPILIH: Kekosongan kursi Sekkot Bontang saat ini akan segera terisi dengan skema manajemen talenta. (ADIEL KUNDHARA/KP)
BAKAL DIPILIH: Kekosongan kursi Sekkot Bontang saat ini akan segera terisi dengan skema manajemen talenta. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Persaingan menjadi Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang mulai mengerucut. Enam pejabat dinyatakan lolos seleksi wawancara dan berhak mengikuti uji kompetensi manajerial (assessment center) seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Bontang 2026.

Enam nama tersebut tercantum dalam pengumuman Komite Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bontang Nomor 4/KTT.Bontang/2026. Pengumuman itu ditetapkan pada 18 Agustus 2026 dan menjadi dasar pelaksanaan tahapan asesmen berikutnya.

Baca Juga: Listyo Sigit Titip Pesan kepada Calon Kapolri! Ini Hitungan Usia Pensiun dan Masa Jabatan

Mereka adalah Ahmad Yani Y, kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat; Heru Triatmojo, kepala Dinas Lingkungan Hidup; Much Cholis Edy Prabowo, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bontang; Sony Suwito Adicahyono, asisten perekonomian dan pembangunan Sekretariat Daerah; Sudi Priyanto, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM); serta dr Suhardi, direktur RSUD Taman Husada.

Enam pejabat tersebut akan mengikuti uji kompetensi manajerial atau assessment center pada 27–28 Agustus 2026 di Jogjakarta. Lokasi asesmen berada di Balai Pengukuran Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Arsenal Tampil Dominan, Arteta Tegaskan Haus Gelar Belum Hilang

Dalam pengumuman itu disebutkan, seluruh peserta wajib hadir sehari sebelum pelaksanaan asesmen. Biaya pelaksanaan assessment center dibebankan kepada anggaran BKPSDM Kota Bontang, sedangkan biaya akomodasi dan transportasi menjadi tanggungan masing-masing perangkat daerah.

Pj Sekretaris Daerah Kota Bontang Akhmad Suharto mengatakan, enam pejabat tersebut merupakan hasil seleksi yang sebelumnya diikuti 15 kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Nama-nama peserta yang lolos kemudian mengerucut menjadi enam orang untuk mengikuti asesmen.

Setelah asesmen rampung, proses seleksi belum langsung berakhir. Tim Manajemen Talenta Pemkot Bontang akan mengolah hasil penilaian untuk menentukan tiga nama terbaik.

Baca Juga: KMP Bontang Express II Terbakar, Kerugian Capai Rp 60 Juta, Ditargetkan Beroperasi Sepekan Lagi

“Kalau sistem Manajemen Talenta ini memang berjalan semi tertutup. Jadi dari 6 besar sampai 3 besar, nama-nama pejabat kami simpan untuk internal,” kata Akhmad Suharto.

Menurut dia, mekanisme tersebut dilakukan sesuai arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Karena itu, pemerintah belum membuka kepada publik siapa saja pejabat yang masuk dalam daftar enam besar sebelum tahapan seleksi berikutnya berjalan.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Asap Karhutla! Ini 6 Tanda Tubuh Sudah Kewalahan dan Cara Mengantisipasi

Harto menargetkan seluruh rangkaian seleksi Sekda Bontang dapat dituntaskan pada Oktober 2026. Target tersebut disusun karena jabatan Sekda akan segera mengalami pergantian seiring dirinya memasuki masa purna tugas.

“Segera akan dilantik. Kami juga maraton melakukan seleksi. Sembari surat permohonan pelantikan juga sedang diurus ke Kemendagri,” ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni memastikan proses pemilihan Sekda dilakukan secara transparan dengan menggunakan sistem Manajemen Talenta. Kandidat yang nantinya dipilih harus memiliki kompetensi sesuai kebutuhan Pemkot Bontang.

Neni menegaskan, salah satu pertimbangan penting ialah kemampuan pejabat untuk menjalankan program prioritas pemerintah. Posisi Sekda dinilai strategis karena memiliki peran besar dalam memastikan arah kebijakan pemerintahan berjalan, termasuk pengalokasian APBD untuk program yang menjadi prioritas pembangunan.

Baca Juga: Batu Bara Bakal Habis! Pemprov Kaltim Siapkan Mesin Ekonomi Baru Menuju Tahun 2045

“Saya akan pilih 1 yang terbaik dari yang sudah disodorkan nama dari tim. Pemilihan akan transparan sesuai kompetensi,” tutur Neni kepada awak media.

Sebelum mengerucut menjadi enam nama, sebanyak 15 kepala dinas mengikuti tahapan seleksi. Mereka dipanggil karena dinilai memenuhi kualifikasi dan masuk dalam kategori pegawai potensial berdasarkan sistem Manajemen Talenta, termasuk berada di box 7, 8, dan 9.

Dari tiga nama tersebut, nantinya akan dipilih satu figur yang dipercaya menduduki kursi Sekda Kota Bontang. Pemerintah menargetkan proses tersebut tuntas dan pelantikan Sekda baru dapat dilakukan pada Oktober 2026.

“InsyaAllah semua berjalan sesuai prosedur,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
calon sekkot seleksi Manajemen Talenta pejabat pemkot bontang