838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 11:21 WIB
TERIMA: Pelajar di dua sekolah mendapatkan bantuan paket perlengkapan sekolah gratis dari Pemkot Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)
TERIMA: Pelajar di dua sekolah mendapatkan bantuan paket perlengkapan sekolah gratis dari Pemkot Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Sebanyak 838 siswa SDN 001 dan SDN 013 Bontang Selatan menjadi penerima bantuan perlengkapan dan seragam sekolah gratis. Program tersebut menjadi bagian dari penyaluran sekitar 35 ribu paket bantuan pendidikan bagi pelajar di Bontang.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di SDN 001 dan SDN 013 Bontang Selatan. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan penyematan selempang Duta Sekolah serta peresmian fasilitas penunjang pembelajaran.

Baca Juga: Tembus Kaca Jendela KM Virgo Transport 8, Tim SAR Temukan Banyak Jasad Terjebak di Kamar Kapal

Program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Bontang untuk memastikan kebutuhan dasar pendidikan tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga. Pemerintah juga mengalokasikan minimal 20 persen dari total anggaran daerah untuk sektor pendidikan.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan pengeluaran orang tua sekaligus mendukung upaya menekan potensi anak putus sekolah akibat kendala ekonomi.

Tak hanya mengandalkan bantuan perlengkapan, Pemkot Bontang juga memperkuat fasilitas pembelajaran. Di SDN 001 Bontang Selatan, fasilitas Taman Numerasi dan studio podcast sekolah turut diresmikan untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.

Baca Juga: Dinas Perikanan Luncurkan Inovasi  KABAR BENIH untuk Kepastian Stok dan Pelayanan Transparan

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pendidikan tidak sebatas mengejar nilai akademik. Siswa juga perlu memiliki karakter kuat, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian menghadapi kegagalan.

Neni meminta para pelajar terus memupuk semangat pantang menyerah dan membiasakan sikap saling menghargai. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman sekaligus mencegah perundungan atau bullying.

“Terus belajar, berdoa, hormati orang tua dan guru. Jangan takut gagal, karena dari kegagalan kita bisa belajar dan bangkit kembali,” kata Neni.

Baca Juga: Terungkap! Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bukan Rp 16 Juta Per Bulan, Ternyata Cuma Segini!

Menurutnya, kemampuan literasi saat ini juga semakin luas. Literasi tidak sekadar kemampuan membaca, tetapi mencakup kemampuan memahami informasi, berkomunikasi, hingga memecahkan persoalan.

Kehadiran Neni di sekolah tersebut disambut antusias para siswa. Mereka menyambut wali kota dengan nyanyian Rukun Sama Teman dan Sahabat Sekolah.

Capaian pendidikan SDN 001 Bontang Selatan juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah. Sekolah tersebut telah berstatus sebagai Sekolah Ramah Anak, Pusat Sahabat Informasi Anak kategori Madya, serta meraih predikat Adiwiyata Nasional.

Kepala SDN 001 Bontang Selatan Novita Susyati mengatakan perpustakaan sekolahnya terpilih sebagai perpustakaan terbaik di Kota Bontang periode 2023–2025. Sekolah tersebut juga dua kali mewakili Bontang di tingkat provinsi dan berhasil meraih Juara 2.

Baca Juga: Main di SUGBK, John Herdman Optimis Tatap FIFA ASEAN Cup 2026, Yakin Jadi Juara

Pada 2025, SDN 001 Bontang Selatan mencatat Indeks SKM sebesar 90,60. Sekolah itu juga terpilih sebagai salah satu dari 80 Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional dari sekitar 3.700 pendaftar.

Program tersebut diperkuat melalui penerapan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pengembangan karakter siswa.

Sementara itu, SDN 013 Bontang Selatan turut menunjukkan kualitas lingkungan belajar melalui raihan predikat Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.

Prestasi siswa dari kedua sekolah juga cukup beragam. Zayla Shakila El Bahir, Jena Rahma Aisyah, Muhammad Rhisyam Al-Zailani, dan Muhammad Naufal Al Fatih tercatat mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional.

Baca Juga: Rp 5 Miliar untuk Porprov Kaltim Masih Diusulkan, PPU Tunggu Persetujuan DPRD

Muhammad Rhisyam secara khusus berhasil meraih Juara 2 Lomba Bertutur Kaltim dan Juara Harapan 1 FLS3N.

Prestasi lainnya datang dari berbagai bidang, mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), sepak bola, soft tennis, kompetisi menulis, hingga pencak silat.

"Para pelajar ini tentunya membawa harum nama Kota Bontang dengan prestasi yang mereka dapatkan," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Bontang Akhmad Suharto turut memberikan motivasi kepada para pelajar agar berani mengejar prestasi di berbagai bidang.

Sementara Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha menyampaikan pesan kepada orang tua melalui sesi podcast sekolah. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan gawai agar perangkat digital tidak mengganggu konsentrasi belajar dan tumbuh kembang anak.

Diketahui, Pemkot Bontang mengucurkan anggaran program bantuan perlengkapan sekolah gratis sebesar Rp 24,27 miliar.

Baca Juga: Erin Wartia Akhirnya Lepas Nama Taulany dari Instagram, Sampai Sujud Syukur Username-nya Berubah

Berdasarkan data tersebut, pengadaan seragam SD untuk 19.970 siswa dianggarkan Rp 7.279.065.000. Sementara seragam SMP bagi 9.850 siswa dialokasikan Rp 3.734.135.000.

Seragam terdiri atas atasan berbahan poliester fibre blended dan bawahan American Celebrity drill, lengkap dengan atribut sekolah.

Selain seragam, Disdikbud menyiapkan anggaran sepatu sekolah berbahan mesh atau berpori. Untuk siswa SD, anggaran sepatu mencapai Rp 4.405.382.000, sedangkan sepatu SMP sebesar Rp 2.172.910.000.

Pengadaan tas sekolah model punggung turut masuk dalam program tersebut. Tas SD dianggarkan Rp3.265.095.000 dan tas SMP Rp1.610.475.000.

Baca Juga: Kenapa Uang Rupiah Tanda Tangan Purbaya Diburu? BI Tegaskan Tetap Sah Digunakan

Pemkot Bontang juga mengalokasikan anggaran untuk buku tulis. Buku tulis SD sebanyak 19.970 paket dianggarkan Rp1.208.185.000, sedangkan buku tulis SMP sebanyak 9.850 paket dialokasikan Rp595.925.000.

Buku tulis tersebut menggunakan desain sampul khusus atau kustom. Penerima paket perlengkapan sekolah gratis ini menyasar pelajar SD dan SMP baik negeri maupun swasta. (*)

Editor : Dwi Restu A
bontang sekolah pemkot gratis seragam