Dapat Kucuran Rp 2,3 Miliar, SMP 7 Bontang Bersiap Pindah ke Jalan Brokoli

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 19:54 WIB
MASIH PROSES: Pembangunan SMP 7 Bontang di Lokasi yang baru terus dikerjakan oleh kontraktor. (ADIEL KUNDHARA/KP)
MASIH PROSES: Pembangunan SMP 7 Bontang di lokasi yang baru terus dikerjakan oleh kontraktor. (ADIEL KUNDHARA/KP)

BONTANG – Keterbatasan lahan membuat SMP 7 Bontang mulai bersiap meninggalkan lokasi sekolah saat ini secara bertahap. Pemerintah membangun fasilitas baru di Jalan Brokoli, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, dengan dukungan anggaran pemerintah pusat sebesar Rp2,3 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) 2026. Pembangunan diarahkan untuk menambah ruang belajar sekaligus mendukung rencana relokasi SMP 7 ke lokasi yang memiliki lahan lebih luas.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Nurhadi mengatakan, dana Rp2,3 miliar digunakan untuk membangun empat ruang kelas baru (RKB), dua toilet, dan satu ruang laboratorium.

Baca Juga: Pajak Parkir Progresif BCM Bontang Naik Rp3 Juta, Bapenda Masih Evaluasi

“Empat ruang kelas, dua toilet, satu ruang laboratorium. Tidak bertingkat, lantai satu saja karena anggarannya terbatas,” kata Nurhadi.

Pekerjaan fisik telah berlangsung sekitar dua bulan dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026. Bangunan dibuat satu lantai dengan menyesuaikan pagu anggaran yang tersedia.

Sebelumnya, SMP 7 juga mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat pada 2025 sebesar Rp839 juta. Dana tersebut digunakan membangun ruang guru dan ruang UKS di lokasi baru yang sama.

Nurhadi menjelaskan, pembangunan fasilitas baru dilakukan karena lahan SMP 7 di lokasi lama sudah sulit dikembangkan. Penambahan gedung di lokasi tersebut dinilai tidak lagi memungkinkan.

“Lokasi yang sekarang memang sudah tidak memungkinkan menambah gedung. Jadi kami relokasi ke sana saja, lebih longgar,” ucapnya.

Meski fasilitas baru terus dibangun, seluruh aktivitas sekolah belum dapat langsung dipindahkan. Sekretaris Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, relokasi dilakukan bertahap karena jumlah ruang kelas di lokasi baru masih terbatas.

“Dengan pembangunan RKB yang terbatas, proses relokasi dipastikan bertahap. Kemungkinan untuk yang menempati bangunan baru angkatan yang masuk,” tutur Saparuddin.

Saat ini sebagian kegiatan pembelajaran masih berlangsung di gedung lama di Jalan Koi, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Sementara fasilitas baru berada di Jalan Brokoli, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Perbedaan lokasi tersebut juga menjadi pertimbangan dalam penyusunan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun depan. Keberadaan gedung baru di wilayah berbeda diharapkan membuka peluang SMP 7 menerima calon murid dari dua wilayah sesuai ketentuan penerimaan jenjang SMP.

Salah satu pertimbangannya adalah jalur domisili berdasarkan radius yang ditetapkan. Sementara calon murid yang berada di luar radius dapat mengikuti jalur penerimaan lainnya.

“Karena kalau SMP itu hanya pakai radius 400 meter. Sisanya jalur pakai nilai ujian sekolah,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Berita Bontang Relokasi Sekolah Bontang SPMB Bontang disdikbud bontang SMP 7 Bontang