Teka-Teki Sekkot Bontang Terjawab, Wali Kota Mantap Pilih Sony Suwito

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 14:00 WIB
TERPILIH: Sony Suwito Adicahyono dipastikan menjadi Sekkot Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)
TERPILIH: Sony Suwito Adicahyono dipastikan menjadi Sekkot Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Teka-teki siapa yang akan menduduki kursi Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang akhirnya terjawab. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memastikan Sony Suwito Adicahyono terpilih untuk mengisi jabatan pimpinan birokrasi tersebut. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026.

Kepastian itu disampaikan Neni usai menghadiri rapat paripurna pelantikan Sudiyo sebagai anggota DPRD Bontang menggantikan almarhum Maming, Selasa (29/9/2026).

Sebelumnya, tiga nama telah diusulkan untuk mengisi posisi Sekkot Bontang. Mereka adalah Sudi Priyanto, Sony Suwito Adicahyono, dan Much Cholis Edi Prabowo. Ketiganya dinilai memiliki kapasitas serta rekam jejak mumpuni dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Baca Juga: Ini Alasan Sudiyo Bisa Jadi Anggota DPRD Bontang, Begini Pesan Khusus saat Dilantik

Namun, setelah melalui serangkaian pertimbangan dan koordinasi, Neni akhirnya menetapkan Sony sebagai pilihan utama. "Sebetulnya tidak ada yang perlu dirahasiakan. Dari ketiga nama yang masuk itu Pak Sudi Priyanto, kemudian Pak Sony dan Pak Bowo. Semuanya baik," kata Neni.

Neni menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi intensif dengan Wakil Wali Kota Bontang, jajaran Inspektorat, kepala dinas, serta ASN di lingkungan Pemkot Bontang.

Menurut Neni, jam terbang dan pengalaman Sony menjadi salah satu pertimbangan krusial dalam penentuan Sekkot definitif. Sony diketahui pernah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkot Bontang, mulai dari asisten di sekretariat daerah, pimpinan BPKAD, hingga kepala Bapperida.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk memegang komando tertinggi birokrasi di Kota Taman. "Kalau sudah menjadi asisten, minimal sudah layak. Selama ini sudah tahu mau dibawa ke mana," ungkap Neni.

Baca Juga: Disetujui Kementerian ESDM, Listrik Komunal Pulau Beras Basah Bontang Ditarget Nyala Tahun Ini

Neni menegaskan, penunjukan Sony bukan berarti mengesampingkan kemampuan dua kandidat lainnya. Sudi Priyanto dan Bowo juga diakuinya memiliki kapabilitas serta dedikasi yang jempolan.

Hanya saja, aturan birokrasi mengharuskan kepala daerah menetapkan satu nama definitif. "Seluruhnya bagus. Semuanya bagus. Tapi kan harus ada satu," tandas Neni.

Lebih lanjut, Neni mengungkapkan bahwa proses pengusulan telah memasuki tahap koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Timur. Pertemuan tersebut digelar pada Selasa pagi, sesaat sebelum dirinya menghadiri agenda paripurna DPRD Bontang.

Dalam proses tersebut, Sudi Priyanto selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) turut mendampingi Sony untuk menghadap gubernur.

Dengan kepastian ini, Sony dijadwalkan resmi dilantik sebagai Sekkot Bontang pada 1 Oktober mendatang. Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam mengoordinasikan jalannya roda pemerintahan, pelayanan publik, serta percepatan program pembangunan daerah.

Posisi Sekkot memegang peran sentral dalam memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja selaras dengan visi misi kepala daerah. Portofolio Sony di berbagai instansi diharapkan mampu memperkuat fungsi orkestrasi birokrasi tersebut.

Sebagai catatan, saat ini kursi Sekkot masih diemban oleh penjabat (Pj) Akhmad Soeharto. Pada akhir bulan ini, pejabat senior yang akrab disapa Harto tersebut resmi memasuki masa purnatugas atau pensiun. (*)

Editor : Duito Susanto
Sony Suwito Adicahyono sekkot bontang sekda bontang Neni Moerniaeni pemkot bontang