BONTANG- Tongkat komando birokrasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi berpindah tangan. Sony Suwito Adicahyono dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Kamis (1/10/2026), di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Awang Long.
Pelantikan ini sekaligus mengakhiri masa tugas Akhmad Suharto yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda Bontang. Akhmad Suharto resmi memasuki masa pensiun pada 1 Oktober 2026, sehingga posisi strategis tersebut kini diisi pejabat definitif.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan sumpah jabatan. Sony mengikuti setiap ikrar yang dipandu langsung oleh Neni, termasuk komitmen menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan serta menjauhi segala bentuk perbuatan tercela.
“Saudara siap melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela?” ujar Neni saat mengambil sumpah jabatan Sony.
Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengambilan sumpah sebelum Sony resmi mengemban amanah sebagai orang nomor satu dalam jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang.
Bagi Sony, jabatan Sekda merupakan kelanjutan dari perjalanan kariernya di pemerintahan. Sebelum mengikuti seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi madya tersebut, ia dipercaya memimpin Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bontang.
Setelah itu, Sony mendapat kepercayaan menduduki posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bontang. Pengalaman di sejumlah posisi strategis tersebut mengantarkannya mengikuti tahapan seleksi hingga akhirnya ditetapkan sebagai Sekda definitif.
Usai dilantik, Sony menyampaikan kesiapannya menjalankan tanggung jawab baru yang dipercayakan kepadanya.
“Saya siap menjalani tugas,” tuturnya singkat. Dengan jabatan barunya, Sony mengemban tanggung jawab penting dalam mengoordinasikan penyelenggaraan administrasi pemerintahan daerah. Sekda juga berperan membantu wali kota dalam merumuskan kebijakan, mengoordinasikan perangkat daerah, serta memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai ketentuan.
Keberadaan Sekda definitif diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bontang berjalan secara terarah.
Pelantikan ini sekaligus menandai babak baru kepemimpinan birokrasi Pemkot Bontang di bawah koordinasi Sony Suwito Adicahyono. (*)
Editor : Ismet Rifani