BONTANG – Jalan MT Haryono bakal menjadi ruang baru bagi aktivitas malam di Kota Bontang. Sebanyak 200 lapak disiapkan untuk gelaran Car Free Night (CFN) yang mulai dibuka Sabtu (3/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. CFN menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI dan HUT ke-27 Kota Bontang.
Persiapan pelaksanaan kini memasuki tahap teknis. Panitia mematangkan sejumlah kebutuhan, mulai dari penataan lapak, rekayasa lalu lintas, hingga penyediaan kantong parkir bagi masyarakat yang datang.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop-UMPP) Bontang Eko Arisandi mengatakan, pendaftaran tenant telah dibuka. Peserta tidak hanya berasal dari kalangan UMKM, tetapi juga sponsor dan penyedia layanan publik.
“Sudah kami share itu informasi pendaftarannya. Silakan diakses,” kata Eko.
Baca Juga: Dishub Samarinda Gelar Car Free Night Mulai Sabtu Ini, UMKM Siap Ramaikan Jalan Kusuma Bangsa
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disebarluaskan panitia. Calon tenant dapat mengakses tautan tersebut, memilih menu yang tersedia, kemudian mengikuti tahapan pendaftaran sesuai prosedur.
Dengan kapasitas sekitar 200 lapak, CFN diharapkan menjadi etalase bagi produk lokal. Pelaku UMKM dapat memanfaatkan keramaian untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen baru.
Kehadiran tenant dari berbagai sektor juga diharapkan menambah daya tarik CFN sebagai ruang rekreasi malam bagi masyarakat Bontang. Konsep tersebut sekaligus mendorong kawasan Jalan MT Haryono menjadi titik aktivitas ekonomi baru.
Dari sisi teknis, pemasangan tenda, pengaturan arus kendaraan, dan penentuan lokasi parkir terus dipersiapkan. Penataan tersebut dilakukan agar kegiatan tidak mengganggu mobilitas masyarakat di sekitar kawasan.
CFN dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 23.00 Wita. Selama kegiatan, satu sisi Jalan MT Haryono akan ditutup untuk aktivitas CFN, sedangkan sisi lainnya tetap digunakan sebagai jalur lalu lintas.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung setiap malam Minggu sepanjang Oktober. Masyarakat dapat menikmati suasana jalan yang bebas dari aktivitas kendaraan sekaligus mengunjungi berbagai lapak kuliner dan produk lokal.
Eko berharap pelaksanaan perdana CFN berjalan lancar. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah hingga pelaku usaha dan unsur pendukung lainnya.
“Moga-moga saja bisa lancar. Pekan ini berjalan. Kami kolaborasi dengan seluruh sektor,” pungkasnya.
Jalan MT Haryono bakal menjadi ruang baru bagi aktivitas malam di Kota Bontang. Sebanyak 200 lapak disiapkan untuk gelaran Car Free Night (CFN) yang mulai dibuka Sabtu (3/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. CFN menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI dan HUT ke-27 Kota Bontang.
Persiapan pelaksanaan kini memasuki tahap teknis. Panitia mematangkan sejumlah kebutuhan, mulai dari penataan lapak, rekayasa lalu lintas, hingga penyediaan kantong parkir bagi masyarakat yang datang.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop-UMPP) Bontang Eko Arisandi mengatakan, pendaftaran tenant telah dibuka. Peserta tidak hanya berasal dari kalangan UMKM, tetapi juga sponsor dan penyedia layanan publik.
“Sudah kami share itu informasi pendaftarannya. Silakan diakses,” kata Eko.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disebarluaskan panitia. Calon tenant dapat mengakses tautan tersebut, memilih menu yang tersedia, kemudian mengikuti tahapan pendaftaran sesuai prosedur.
Dengan kapasitas sekitar 200 lapak, CFN diharapkan menjadi etalase bagi produk lokal. Pelaku UMKM dapat memanfaatkan keramaian untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen baru.
Kehadiran tenant dari berbagai sektor juga diharapkan menambah daya tarik CFN sebagai ruang rekreasi malam bagi masyarakat Bontang. Konsep tersebut sekaligus mendorong kawasan Jalan MT Haryono menjadi titik aktivitas ekonomi baru.
Dari sisi teknis, pemasangan tenda, pengaturan arus kendaraan, dan penentuan lokasi parkir terus dipersiapkan. Penataan tersebut dilakukan agar kegiatan tidak mengganggu mobilitas masyarakat di sekitar kawasan.
CFN dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 23.00 Wita. Selama kegiatan, satu sisi Jalan MT Haryono akan ditutup untuk aktivitas CFN, sedangkan sisi lainnya tetap digunakan sebagai jalur lalu lintas.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung setiap malam Minggu sepanjang Oktober. Masyarakat dapat menikmati suasana jalan yang bebas dari aktivitas kendaraan sekaligus mengunjungi berbagai lapak kuliner dan produk lokal.
Eko berharap pelaksanaan perdana CFN berjalan lancar. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah hingga pelaku usaha dan unsur pendukung lainnya.
“Moga-moga saja bisa lancar. Pekan ini berjalan. Kami kolaborasi dengan seluruh sektor,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan