Sony Suwito Jadi Sekkot Bontang, Tiga Jabatan Strategis Kini Diisi Plt

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:02 WIB
TERISI SEMENTARA: Pasca pengangkatan Sony menjadi Sekkot Bontang terdapat posisi yang kini menjadi kosong karena sebelumnya ia juga merangkap sebagai pimpinan OPD. (ADIEL KUNDHARA/KP)
TERISI SEMENTARA: Pasca pengangkatan Sony menjadi Sekkot Bontang terdapat posisi yang kini menjadi kosong karena sebelumnya ia juga merangkap sebagai pimpinan OPD. (ADIEL KUNDHARA/KP)

BONTANG – Pelantikan Sony Suwito Adicahyono sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) definitif Bontang membuat tiga jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bontang mengalami kekosongan.

Ketiga posisi tersebut yakni Asisten Administrasi Umum, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang. Untuk sementara, seluruh jabatan diisi pejabat dengan status Pelaksana Tugas (Plt).

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, penunjukan pejabat sementara dilakukan agar pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan. Masa penugasan Plt ditetapkan selama tiga bulan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan organisasi.

“3 bulan mereka menjabat dan masih bisa diperpanjang,” kata Neni.

Untuk posisi Asisten Administrasi Umum, Neni menunjuk Inspektur Inspektorat Bontang Enik Rusmawati. Penunjukan tersebut dilakukan setelah Akhmad Suharto, yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum sekaligus merangkap sebagai Penjabat (Pj) Sekkot, memasuki masa purnatugas pada 1 Oktober 2026.

Enik kini mendapat tugas tambahan untuk memastikan urusan administrasi umum di lingkungan Pemkot Bontang tetap berjalan selama masa penugasan.

Baca Juga: Pajak Reklame Bontang Dievaluasi 2027, Tarif UMKM Berpeluang Dibedakan

Sementara itu, posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan kosong setelah Sony Suwito resmi menduduki jabatan Sekkot definitif. Jabatan yang sebelumnya diembannya tersebut kini dirangkap Much Cholis Edy Prabowo.

Much Cholis yang masih menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang ditugaskan sebagai Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Kekosongan juga terjadi di BPKAD. Jabatan kepala badan sebelumnya sempat dirangkap Sony setelah Muhammad Syahbirin meninggal dunia pada Juli 2026.

Kini, setelah Sony beralih ke jabatan Sekkot, tugas Kepala BPKAD sementara dipercayakan kepada Syahruddin. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Bontang tersebut ditugaskan mengawal pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Untuk sementara dirangkap sama Pak Syahruddin untuk BPKAD,” ucap Neni.

Meski telah menunjuk pejabat sementara, Pemkot Bontang belum menentukan jadwal pengisian definitif untuk ketiga posisi tersebut. Pemerintah masih melakukan pertimbangan terkait kebutuhan organisasi sebelum menetapkan pejabat definitif.

“Belum, dilihat saja nanti,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Sony Suwito Adicahyono sekkot bontang Plt jabatan Bontang Neni Moerniaeni pemkot bontang