Waspada DBD di Bontang! Lima Kelurahan Terbanyak Kasus, Dinkes Imbau Warga Lakukan 3M Plus

Adhiel kundhara • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 17:10 WIB
PENGASAPAN: Kasus DBD yang terdapat penyebaran langsung dilakukan penanganan area oleh Dinkes bekerja sama dengan Puskesmas setempat. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)
PENGASAPAN: Kasus DBD yang terdapat penyebaran langsung dilakukan penanganan area oleh Dinkes bekerja sama dengan Puskesmas setempat. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bontang selama September 2026 tercatat 23. Dinas Kesehatan menyatakan sejatinya ada 85 notifikasi dengue selama kurun tersebut. Namun mengacu hasil pemeriksaan hanya 23 yang positif DBD. 

Penanggung Jawab DBD Dinkes Bontang Siti Rahimah mengatakan pasien terbanyak berdasarkan klasifikasi usia menyasar balita. Usia 1-4 tahun terdapat 8 kasus. Rinciannya 5 kasus ke Perempuan dan 3 kasus laki-laki.  “Disusul usia 5-14 tahun dengan tujuh kasus, tiga kasus usia di bawah satu tahun, tiga kasus usia 14-44 tahun, dan dua kasus di atas usia 44 tahun,” kata Imah, Minggu (4/10/2026).

Sementara mengacu lokasi penyebarannya, lima kelurahan tercatat sama-sama memiliki tiga kasus. Lima kelurahan itu mencakup Belimbing, Berebas Tengah, Gunung Elai, Kanaan, dan Tanjung Laut Indah. 

Kemudian Api-Api, Bontang Baru, dan Gunung Telihan masing-masing dua kasus. Satu kasus di Loktuan dan Tanjung Laut. Adapun Berbas Pantai, Bontang Kuala, Guntung terdapat notifikasi dengue tetapi tidak kasus positif. 

Baca Juga: Inflasi Balikpapan Naik 3,93 Persen, Transportasi Jadi Tekanan Terbesar

“Yang tidak ada notifikasi dengue dan kasus positif yakni Bontang Lestari dan Satimpo,” ucapnya.  Ia menjelaskan dari awal tahun hingga 30 September tercatat jumlah kasus DBD di Bontang yakni 164. Dengan satu kasus berujung kematian. 

Dinkes tetap mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan. Utamanya media yang bisa menampung air bersih. Pasalnya itu bisa menjadi tempat perkembangbiakkan nyamuk aedes aegypti.  Warga juga diminta untuk menutup tempat penampungan air, menaruh bubuk abate di bak mandi, hingga menjaga tempat penampungan air. Meliputi vas bunga, tatakan dispenser, hingga drum. 

Upaya pengasapan bukanlah menjadi jurus yang ampuh. Pasalnya fogging hanya bisa membunuh nyamuk dewasa. Sementara jentik tetap bisa berkembang meskipun dilakukan langkah-langkah tersebut. Melalui gerakan 3M ini bisa menjadi anggota hingga sumber permasalahan. Utamanya di kawasan yang kerap ada penampungan air. (10)

Editor : Muhammad Rizki
DBD Bontang kasus DBD Bontang Dinkes Bontang