KALTIMPOST.ID- Setelah menjalani docking sejak Agustus lalu, KM Egon kembali masuk dalam daftar pelayaran reguler PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melalui Pelabuhan Loktuan Bontang.
Kapal tersebut dijadwalkan melayani sejumlah rute sepanjang Oktober 2026, menghubungkan Bontang dengan beberapa kota di Sulawesi, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara.
Kembalinya KM Egon menjadi kabar baik bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi laut untuk bepergian antarpulau. Terlebih, kapal tersebut sempat berhenti beroperasi untuk menjalani perawatan berkala.
Manajer Operasional PT Laut Bontang Bersinar (LBB) Jackthin Pamasi membenarkan KM Egon telah menjalani docking sejak Agustus lalu. Sementara itu, KM Entebe Express dan KM Cattleya Express yang sebelumnya juga menjalani perawatan lebih dari satu bulan belum ada informasi lebih lanjut.
Berdasarkan jadwal terbaru Pelni, KM Egon memiliki empat agenda kedatangan di Pelabuhan Loktuan selama Oktober. Kapal ini melayani rute dengan tujuan Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar, hingga Waingapu.
Baca Juga: Waspada DBD di Bontang! Lima Kelurahan Terbanyak Kasus, Dinkes Imbau Warga Lakukan 3M Plus
Pelayaran pertama pada periode tersebut dijadwalkan Selasa (6/10/2026) pukul 22.00 Wita. “KM Egon tiba dari Parepare dan kembali bertolak pada Rabu (7/10/2026) pukul 01.00 Wita dengan tujuan yang sama,” kata Jackthin, Minggu (4/10/2026).
Selanjutnya, kapal dijadwalkan kembali bersandar pada Jumat (9/10/2026) pukul 06.00 Wita. KM Egon akan berangkat pukul 12.00 Wita dengan rute Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar, hingga Waingapu.
Jadwal berikutnya berlangsung pada Rabu (21/10/2026) malam. Kapal dijadwalkan tiba pukul 23.00 Wita dari Parepare dan kembali bertolak pada Kamis (22/10/2026) pukul 03.00 Wita menuju Parepare.
Sementara itu, kedatangan terakhir KM Egon pada Oktober dijadwalkan Sabtu (24/10/2026) pukul 09.00 Wita. Kapal akan meninggalkan Pelabuhan Loktuan pada pukul 16.00 Wita dengan tujuan Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu.
Baca Juga: Bukan Dimarahi Saat Berantakan, Cara Unik Sekolah di Samarinda Ini Latih Anak Mandiri
Jackthin menjelaskan, docking merupakan bagian dari pemeliharaan berkala untuk memastikan kapal tetap dalam kondisi laik operasi. “Proses tersebut juga dilakukan terhadap KM Entebe Express dan KM Cattleya Express,” ucapnya.
Ketika ditanya mengenai durasi perawatan, dia menyebut kedua kapal tersebut sudah berada dalam proses docking selama lebih dari satu bulan. Kembalinya KM Egon diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat, khususnya penumpang yang hendak menuju wilayah Sulawesi, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.
Calon penumpang tetap diimbau memantau informasi resmi Pelni sebelum berangkat. Sebab, jadwal kedatangan maupun keberangkatan kapal dapat berubah menyesuaikan kondisi operasional dan kebijakan perusahaan.
Pembelian tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni Mobile maupun kanal resmi Pelni lainnya untuk menghindari transaksi melalui perantara tidak resmi.
Dengan kembali beroperasinya KM Egon, layanan transportasi laut dari Pelabuhan Loktuan diharapkan semakin mendukung mobilitas warga sekaligus menjaga konektivitas Bontang dengan sejumlah daerah tujuan. (riz)
Editor : Muhammad Rizki