BONTANG- Warga penerima program jaringan gas bumi (jargas) di Kota Bontang diminta tidak mudah percaya jika ada pihak yang meminta bayaran saat proses aktivasi kompor atau gas di rumah. Pemerintah Kota Bontang memastikan aktivasi kompor/gas khusus pembangunan Jargas TA 2025–2026 dilakukan secara gratis alias tanpa pungutan biaya.
Kabar tersebut disampaikan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekretariat Daerah Kota Bontang. Pemerintah mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan tim jargas dan memanfaatkan proses aktivasi untuk meminta sejumlah uang.
Kabag Perekonomian dan SDA Setkot Bontang Moch Arif Rochman mengatakan, aktivasi sambungan gas ke rumah warga merupakan bagian dari pelaksanaan program pembangunan jargas yang telah ditetapkan pemerintah.
“Untuk aktivasi kompor atau gas khusus pembangunan Jargas TA 2025–2026, tidak dipungut biaya atau gratis,” kata Arif, Senin (5/10/2026).
Ia menjelaskan, proses aktivasi kompor atau gas akan dilakukan secara bersama-sama oleh tim kontraktor dan tim pengelola BME. Pelaksanaan tidak dilakukan secara sembarangan karena terdapat jadwal yang nantinya disampaikan kepada warga melalui pihak terkait.
Karena itu, masyarakat diminta tidak memberikan uang kepada pihak mana pun yang mengaku sebagai petugas dan menawarkan aktivasi dengan imbalan tertentu.
Arif menegaskan, apabila di lapangan ditemukan pihak atau oknum yang mengatasnamakan tim jargas kemudian melakukan pungutan biaya dalam proses aktivasi kompor/gas, tindakan tersebut bukan bagian dari pelaksanaan resmi program Jargas.
“Kalau ada yang mengatasnamakan tim jargas dan melakukan pungutan, itu bukan bagian dari pelaksanaan resmi program dan merupakan tindakan ilegal,” ucapnya.
Pemkot Bontang juga meminta peran aktif masyarakat untuk mencegah terjadinya pungutan liar dalam proses aktivasi jargas. Ketua RT di masing-masing wilayah diharapkan turut membantu menyampaikan informasi kepada warga.
Menurut Arif, informasi mengenai jadwal aktivasi akan disampaikan kepada masyarakat melalui pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan program. Dengan begitu, warga dapat mengetahui kapan petugas resmi datang dan apa saja yang perlu dipersiapkan.
“Untuk itu, kami mohon kepada seluruh Ketua RT dan warga agar dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” tutur dia.
Jika menemukan pihak yang meminta uang atau melakukan pungutan dengan mengatasnamakan tim jargas, warga diminta segera melaporkannya kepada tim jargas. Laporan juga dapat diteruskan kepada pihak kepolisian terdekat agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkot Bontang menekankan, aktivasi kompor/gas program Jargas 2025–2026 gratis. Warga tidak perlu memberikan uang kepada siapa pun dalam proses tersebut.
Pemerintah berharap informasi ini dapat mencegah masyarakat menjadi korban penipuan maupun pungutan liar. Warga juga diminta memastikan identitas petugas sebelum memberikan akses ke rumah, terutama ketika pelaksanaan aktivasi mulai dilakukan. (*)
Editor : Ismet Rifani