Film ini merupakan karya sutradara Farishad Latjuba. Beragam film popular telah dilahirkan oleh sutradara peraih nominasi Penulis Skenario Terpuji Film Indonesia pada Festival Film Bandung tersebut.
Di antaranya, Mantan Manten pada 2019, Mantan Terindah pada 2014, dan Today We'll Talk About That Day pada 2023.
Farishad menggandeng Lele Laila sebagai penulis. Wanita kelahiran 8 April 1991 ini pernah menggarap sejumlah film horor terkenal Indonesia.
Antara lain, Badarawuhi di Desa Penari pada 2024, Possession: Kerasukan pada 2024, Asih 2 pada 2018 dan 2020, Danur pada 2017, 2018, dan 2019.
Film horor Indonesia terbaru ini berdurasi 1 jam 35 menit. Menggandeng Febby Rastanty dan Oka Antara sebagai pemeran utama.
Film Wanita Ahli Neraka menceritakan tentang seorang santriwati bernama Farah, diperankan oleh Febby Rastanty. Ia menikah dengan Wahab, diperankan Oka Antara, yang merupakan calon bupati.
Dari pernikahan itu, Farah berharap dapat meraih kebahagiaan surgawi dengan taat kepada sang suami. Sayangnya, pernikahan tersebut hanya sebuah jebakan mengerikan Wahab.
Setelah menikah, bukannya bahagia, Farah malah merasakan kehadiran kekuatan gelap yang merasuk ke dalam dirinya yang tak mampu dikendalikan. Farah kerap berperilaku aneh dan menakutkan.
Ia menjadi korban perjanjian Wahab dengan iblis demi melancarkan ambisi sang suami menjadi bupati. Bahkan, Wahab tak segan untuk berperilaku kasar secara fisik dan mental.
Keyakinan Farah yang percaya bahwa taat terhadap suami adalah jalan menuju surga justru dimanfaatkan oleh Wahab.
Farah semakin sering mengalami kejadian-kejadian aneh dan menakutkan yang membuatnya linglung hingga berteriak ketakutan. Ia terperangkap dalam kekuatan gelap dan tidak dapat melarikan diri.
Film Wanita Ahli Neraka berhasil merepresentasikan sebuah kehidupan rumah tangga patriarki yang dibalut dengan suasana mistis yang menakutkan.
Para pemeran mengeksekusi karakter masing-masing dengan tepat. Febby Rastanty mampu menggambarkan ketakutan dan kelinglungan sosok Farah.
Sedangkan Oka Antara berhasil membuat sosok Wahab dibensi membenci penonton karena karakter yang kejam dan licik. (*)
Editor : Almasrifah