KALTIMPOST.ID, Puluhan demonstran pro-Palestina melakukan aksi protes saat peluncuran perdana film Captain America: Brave New World di Los Angeles pada Selasa (13/2) malam.
Film buatan Marvel ini memantik para demonstran untuk menyerukan boikot karena film ini diduga berkaitan dengan Israel yang disebut melakukan genosida di Jalur Gaza.
Film ini memasukkan karakter pahlawan super Israel bernama Ruth Bat-Seraph alias Sabra. Adapun tokoh Sabra diperankan oleh aktris dari Tel Aviv, Israel bernama Shira Haas.
Superhero ini diciptakan oleh Bill Mantlo dan Sal Buscema. Pertama kali muncul dalam serial komik Incredible Hulk pada 1980-an.
Dalam komik aslinya, Sabra dikenal sebagai agen rahasia Zionis kebanggaan badan intelijen Israel, Mossad.
Nama Sabra merujuk pada istilah yang digunakan untuk menyebut orang Yahudi kelahiran Israel dan sejenis kaktus yang tumbuh di wilayah tersebut.
Namun, istilah ini memiliki makna berbeda bagi orang Israel dan Palestina. Bagi orang Yahudi Israel, Sabra dapat berarti orang Yahudi Israel yang lahir di Palestina. Sementara bagi Palestina, nama Sabra merujuk pada kamp pengungsi di Lebanon, tempat pasukan Israel mengawasi pembantaian ratusan orang Palestina di tangan milisi sayap kanan Lebanon.
Sejak awal kemunculannya di komik, superhero Israel ini sudah menuai perdebatan. Apalagi film ini diperankan Shira Haas, aktris berdarah Israel yang terkenal lewat perannya dalam serial Unorthodox, dianggap oleh beberapa pihak sebagai pendukung kuat Israel.
Karena isu semakin sensitif mengingat konflik yang berlangsung di Gaza, maka pihak Marvel melakukan perubahan besar pada karakter Sabra untuk meredam reaksi negatif.
Pihak Marvel menekankan Sabra bukan anggota Mossad dalam film ini, alur cerita tentang Israel dihilangkan. Sebagai gantinya, Sabra akan menjadi warga asal Israel yang bekerja untuk pemerintah Amerika Serikat.
Menurut Marvel, para pembuat film telah mengambil pendekatan baru dengan karakter Sabra yang pertama kali diperkenalkan dalam komik lebih dari 40 tahun lalu.
Meski demikian, langkah mereka tidak menyurutkan gelombang protes. Pada pemutaran perdana film, para demonstran menggelar aksi dengan membawa spanduk bertulis “Sabra has got to go” dan “Disney support genocide” lalu meneriakkan Free Palestine.
Upaya memboikot Captain America: Brave New World melalui internet menjadi Gerakan yang lebih besar untuk memboikot perusahaan besar yang memiliki hubungan dengan Israel.
Editor : Hernawati