Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Heboh! Film Animasi Merah Putih One For All Disebut Gagal Tayang Hari Ini, Ini Faktanya!

Ilmidza Amalia Nadzira • Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:32 WIB
Film animasi Merah Putih: One For All.
Film animasi Merah Putih: One For All.

 

KALTIMPOST.ID, Kabar viral hari ini menyebut film animasi Merah Putih: One For All gagal tayang di jaringan bioskop Indonesia pada Kamis (14/8).

Informasi ini awalnya ramai di media sosial, salah satunya dari akun Twitter @movie****, yang menyatakan film tersebut hilang dari situs resmi bioskop.

Dugaan kegagalan tayang muncul setelah kritik terhadap kualitas materi promosi dan soundtrack film, yang diduga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Namun, penelusuran Showbiz Liputan6.com memastikan kabar tersebut adalah hoaks. Film ini tetap tayang meski jumlah layar dan jam tayang sangat terbatas.

Di Jakarta, misalnya, Merah Putih: One For All dapat disaksikan di Cinema XXI Kelapa Gading, Kemang Village, dan Puri, sementara di Surabaya hanya tersedia di Ciputra World XXI. Total, film ini menempati 16 layar di jaringan Cinema XXI dan Sam’s Studio.

Akun pemerhati film @bicaraboxoffice juga meluruskan isu ini. Menurutnya, situs resmi bioskop hanya memperbarui jadwal tayang pada pagi hari, sehingga muncul kesalahpahaman.

Merah Putih: One For All bercerita tentang sekelompok anak dari berbagai daerah di Indonesia Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, hingga Tionghoa yang membentuk Tim Merah Putih.

Mereka bertugas menjaga bendera pusaka menjelang 17 Agustus. Namun, tiga hari sebelum upacara, bendera itu hilang.

Anak-anak ini kemudian memulai petualangan menembus sungai, hutan, dan badai untuk menemukan bendera sambil belajar menahan ego masing-masing. Film ini tayang sebagai kado spesial HUT ke-80 RI.

Meski tetap tayang, eksekusi film ini dianggap terburu-buru sehingga hasil akhirnya kurang maksimal. Kritikan datang dari berbagai pihak, termasuk sineas peraih dua Piala Citra, Hanung Bramantyo, dan vocal coach Indra Aziz yang menyoroti kualitas soundtrack film.

Selain itu, isu bahwa film ini menerima dana Rp 6,7 miliar dari pemerintah juga dibantah. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, menegaskan melalui Instagram Stories bahwa pemerintah tidak memberikan bantuan finansial maupun fasilitas promosi untuk film ini.

Terlepas dari kontroversi, Merah Putih: One For All tetap bisa dinikmati oleh penonton di sejumlah bioskop di Indonesia.

Meski menuai pro dan kontra, film ini menjadi salah satu persembahan khusus dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Para penonton yang ingin menyaksikan film ini dianjurkan mengecek jadwal tayang terbaru agar tidak ketinggalan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#film indonesia #film Merah Putih #jadwal tayang #Merah Putih One for All