Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Perjuangan Hidup Nia Penjual Gorengan Berakhir di Tepi Sungai, Kisah Nyatanya Kini Jadi Film Mengharukan

Dwi Puspitarini • Jumat, 14 November 2025 | 19:58 WIB
Poster film Nia.
Poster film Nia.

KALTIMPOST.ID, Industri film Indonesia bersiap menghadirkan satu lagi kisah nyata yang diprediksi akan menguras air mata.

Mulai 4 Desember 2025, bioskop akan menayangkan film ‘Nia’, sebuah potret pilu dari tangis terakhir seorang penjual gorengan di Kayu Tanam, Padang Pariaman.

Namun, film produksi Smaradana Pro ini bukan sekadar tontonan tragedi biasa. Sutradara Aditya Gumay (yang juga menulis naskah) menegaskan bahwa film ‘Nia’ adalah sebuah seruan moral dan pengingat tentang realitas kekerasan terhadap perempuan yang masih mengintai di sekitar kita.

Kisah Nia: Tulang Punggung yang Berakhir Tragis

Film ini berpusat pada sosok Nia Kurnia Sari (diperankan oleh Syakira Humaira), seorang gadis 18 tahun yang dikenal sholehah, rajin, dan menjadi satu-satunya harapan keluarga.

Setelah orang tuanya berpisah, Nia harus banting tulang berjualan gorengan setiap hari. Uang hasil jualannya digunakan untuk menghidupi sang ibu, Eli (Helsi Herlinda), yang menderita sakit tiroid dan tak lagi bisa bekerja.

Ia juga menafkahi kakaknya, Rini (Eka Maharani), dan adiknya yang masih kecil, Mayang (Aisyah).

Sementara itu, ayahnya, Asril (Zainal Chaniago), telah lama pindah ke Dumai bersama keluarga barunya.

Baca Juga: Trailer Baru Film Toy Story 5: Era Mainan vs Gadget Dimulai!

Detik-Detik Mencekam di Tepi Hutan

Tragedi yang merenggut nyawa Nia terjadi di sebuah sore yang basah oleh hujan. Saat pulang berjualan seorang diri, Nia harus melewati jalan sepi di tepi hutan. Di situlah malapetaka menantinya.

Seorang pemuda bernama Andri (Qya Ditra), yang dikenal sebagai pengangguran dan residivis (mantan narapidana) dari kampung sebelah, menyerang Nia.

Dalam adegan yang digambarkan begitu keji, Nia diseret, dibekap, dibunuh, lalu diperkosa.

Untuk menutupi jejaknya, Andri mengubur jasad Nia di tepi sungai irigasi.

Pencarian Tiga Hari yang Berakhir Pilu

Keesokan harinya, kampung geger. Kabar hilangnya Nia, gadis baik hati penjual gorengan, menyebar cepat.

Warga, dipimpin oleh seorang tokoh bernama Makwo (diperankan Neno Warisman), bersama aparat kepolisian, menyisir setiap sudut kampung.

Pencarian berlangsung selama tiga hari penuh. Harapan untuk menemukan Nia dalam keadaan selamat akhirnya pupus.

Jasadnya ditemukan dalam kondisi tragis di tepi sungai, tempat pelaku meninggalkannya.

Film ini tidak hanya menceritakan kengerian yang dialami Nia. Lebih jauh, film ini menangkap duka mendalam keluarga yang kehilangan segalanya, serta rasa frustrasi kekasih Nia yang harus berjuang melawan penyakit jantung sekaligus kehilangan orang terkasih.

Di sisi lain, penonton juga akan diperlihatkan bagaimana pelaku, Andri, berusaha melarikan diri sambil terus dihantui rasa bersalah atas perbuatan kejinya. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#kisah nyata #Film Nia #Sinopsis Film Nia #kayu tanam #desember 2025 #gadis penjual gorengan