Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ini Alasan Film TIMUR Tetap Tayang di Tengah Gempuran Avatar

Dwi Puspitarini • Sabtu, 20 Desember 2025 | 09:14 WIB
Di tengah gempuran film raksasa dunia, Avatar, Iko Uwais melalui film TIMUR memilih tetap berdiri tegak.
Di tengah gempuran film raksasa dunia, Avatar, Iko Uwais melalui film TIMUR memilih tetap berdiri tegak.

KALTIMPOST.ID, Film TIMUR resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Desember 2025.

Di hari yang sama, layar bioskop Indonesia juga diisi oleh Avatar: Fire and Ash, salah satu film terbesar dunia yang selama ini kerap membuat film lain memilih menepi.

Namun, TIMUR tidak mundur. Ada keyakinan bahwa karya lokal layak berdiri sejajar, di waktu dan ruang yang sama.

Executive Producer TIMUR, Yentonius Jerriel Ho, menegaskan bahwa pihaknya sadar betul dengan situasi yang dihadapi.

"Kami sadar sepenuhnya siapa yang kami hadapi. Avatar adalah film raksasa dunia. Tapi Timur dibuat bukan untuk bersembunyi. Film Indonesia harus berani berdiri sejajar di layar yang sama," kata Yentonius.

Menurutnya, pertarungan di bioskop bukan hanya soal jumlah penonton atau angka penjualan tiket.

"Kalau setiap film Hollywood datang kita selalu menyingkir, maka kita menyerahkan layar kita sendiri. Timur adalah pesan bahwa karya anak bangsa tidak inferior,” tegasnya.

Produser film TIMUR, Ryan Santoso, menyebut keputusan ini sebagai langkah besar yang jarang diambil rumah produksi mana pun.

"Avatar itu IP raksasa, proyek mega dengan budget yang mungkin seratus kali lipat film Indonesia. Wajar banyak yang tidak berani melawan," ujar Ryan.

Namun, ia menegaskan bahwa keberanian tidak selalu diukur dari besarnya modal.

"Ibarat perang, cukup dengan bambu runcing. Kami tidak akan mundur dalam memperjuangkan kedaulatan perfilman nasional. Dari Indonesia, untuk dunia," lanjutnya.

 Baca Juga: Vin Diesel Umumkan Sendiri Cristiano Ronaldo Jadi Aktor Film Penutup Fast & Furious, Simak Bocoran Perannya!

Debut Sutradara Iko Uwais dan Pilihan Cerita yang Tidak Aman

Film TIMUR menandai debut Iko Uwais sebagai sutradara film panjang, sekaligus tetap tampil sebagai pemeran utama. Pilihan ceritanya pun tidak ringan.

Film ini terinspirasi dari kisah nyata Operasi Mapenduma, salah satu operasi militer paling bersejarah di Indonesia, dengan latar misi pembebasan sandera di pedalaman Papua.

Menurut Iko Uwais, TIMUR tidak hanya menampilkan aksi, tetapi juga sisi manusia di balik operasi berisiko tinggi.

“Berbeda dengan film aksi fiksi pada umumnya, TIMUR berdiri di atas fondasi sejarah. Film ini menyoroti sisi kemanusiaan dalam operasi militer di mana keberanian tidak semata diukur dari kekuatan senjata, melainkan dari loyalitas antarprajurit dan kesediaan mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan sesama,” kata Iko.

Yentonius Jerriel Ho menegaskan bahwa TIMUR tidak mengejar aksi semata. “Film Timur sejatinya adalah wujud nyata dari upaya dan kreativitas pekerja seni, khususnya sineas Indonesia dalam menghadirkan kisah heroik bangsanya sendiri dengan standar sinema internasional, tanpa kehilangan identitas dan keotentikan cerita,” ungkapnya.

Keunggulan film ini disebut terletak pada penggunaan latar Papua yang otentik, pendekatan jungle warfare yang realistis, aksi fisikal dengan minim CGI, dan tema universal tentang persaudaraan dan kemanusiaan

Menurut Yentonius, TIMUR menjadi fase baru perjalanan kreatif Iko Uwais yang tidak lagi hanya mengandalkan koreografi, tetapi juga visi sinematik dan emosi yang matang. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Alasan Film TIMUR Tetap Tayang #iko uwais #film timur #Film Aksi Indonesia Terbaru 2025 #papua #avatar