Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Film 'Sinners' Garapan Ryan Coogler Pecahkan Rekor 16 Nominasi Oscar, Apa yang Membuatnya Begitu Diminati?

Monika Dwi Hermawan • Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00 WIB

 

Poster Film Sinners
Poster Film Sinners

KALTIMPOST.ID Menjelang ajang penghargaan Oscar 2026, film thriller supernatural Sinners garapan sutradara Ryan Coogler menjadi topik hangat.

Film ini pecahkan rekor sejarah dengan meraih 16 nominasi sekaligus, melampaui capaian film ternama seperti Titanic, All About Eve, dan La La La Land.

Masuknya film genre horor ke dalam kategori utama Oscar merupakan suatu momentum yang langka. Lantas, apa yang membuat film ini begitu spesial hingga mampu mendominasi daftar nominasi tahun ini?

Genre Horor dalam Balutan Sejarah dan Akting Peran Ganda

Sejak awal perilisannya pada 2025 lalu, Sinners sudah mencuri perhatian berkat kembalinya kolaborasi “emas” antara sutradara Ryan Coogler dan Michael B. Jordan.

Menariknya, Jordan kali ini memainkan peran ganda sebagai dua saudara kembar (Smokestack twins) yang memiliki karakter bertolak belakang.

Berbeda dengan film horor pada umumnya yang identik dengan makhluk tak kasat mata, Sinners mengangkat tema vampir dengan latar era 1930-an di Clarksdale, Mississippi.

Film ini bukan sekedar memberikan ketegangan sesuai genre thriller-nya, tetapi juga menyisipkan elemen sejarah seperti dampak Perang Dunia I, penindasan rasial, hingga aturan segregasi Jim Crow yang mencekam.

Eksplorasi Budaya dan Hadirnya Si Legendaris Musik Blues

Film historis memang selalu memiliki nilai lebih di mata pecinta sinema maupun juri Oscar. Namun, Sinners membawanya ke level yang lebih mendalam dengan mengangkat peran imigran Tionghoa di Amerika Serikat pada tahun 1930-an, sebuah sejarah yang jarang tersentuh oleh Hollywood.

Keunggulan lain terletak pada penggunaan musik Blues yang terinspirasi dari legenda Robert Johnson. Karya yang lahir dari penderitaan orang kulit hitam ini menjadi “nyawa” dalam film dan menciptakan atmosfer autentik.

Baca Juga: Joko Anwar Kembali! Ghost in the Cell Melaju ke Berlinale 2026

Vampir yang Tidak Terduga

Di Sinners, vampir digambarkan sebagai sosok misterius yang sulit ditebak. Mereka memiliki kemampuan unik untuk mengakses memori korbannya, sehingga dapat bertingkah laku layaknya manusia biasa.

Keunikan ini pun diakui oleh Dzaka Alfarisi, seorang penikmat film yang sudah menonton Sinners. Kepada penulis, ia mengaku terkejut dengan karakter vampir dalam film ini.

“Aku nggak mengira kalau ini soal vampir karena susah menebaknya. Mereka bisa pakai ingatan orang lain dan bertingkah bukan vampir. Anehnya, mereka suka banget sama musik. Ada adegan mereka menari dan menyanyi, itu creepy bin aneh,” ungkapnya saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (23/1).

Tak hanya itu, melalui akun Letterbox pribadinya @jackynbr, Dzaka bahkan memberikan rating sempurna dan mengakui film Sinners melampaui ekspektasinya.

“Ternyata dikasih plot twist yang tidak terduga, bahkan di akhir film tetap tidak terduga. Cara build-up konfliknya juga bagus menurutku, benar-benar dibikin penasaran apa yang bakal terjadi,” tulisnya dalam ulasan tersebut.

Mematahkan Keraguan Hollywood

Film Sinners awalnya sempat diragukan karena memakan biaya produksi yang besar hingga $100 juta dan didominasi pemeran berkulit hitam.

Namun, Sinners berhasil membuktikan kualitasnya dengan sukses meraup lebih dari $161 juta secara global dalam waktu singkat, melampaui film-film garapan Disney yang tayang berdekatan.

Berkat 16 nominasi, Sinners kini bersiap menyapu bersih piala pada malam penghargaan Maret 2026 mendatang.

Melihat track record yang gemilang dan masifnya respon positif, film ini rasanya memang sangat layak memboyong beragam nominasi tersebut. (*)

Editor : Almasrifah
#michael b jordan #Oscar 2026 #Ryan Coogler #review film #Sinners Movie