KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Proses produksi film Kuyank di tanah Kalimantan menyisakan memori yang sulit dilupakan bagi seluruh tim produksi.
Bukan sekadar menyelesaikan proyek layar lebar, para pemain dan kru berkesempatan menyelami lebih dalam kekayaan budaya lokal, khususnya masyarakat Banjar yang memegang teguh perpaduan antara nilai religi dan tradisi leluhur.
Baca Juga: Profil Lucky Widja, Vokalis Sekaligus Pendiri Band Element, Dedikasikan Hidup untuk Musik Indonesia
Aktor utama, Rio Dewanto, mengaku sangat terpukau dengan suasana religiusitas di sana. Ia mengamati bagaimana masyarakat Banjar mampu menjalankan syariat Islam sekaligus melestarikan adat istiadat dengan harmonis.
"Masyarakat Banjar mayoritas adalah muslim, namun mereka tetap memiliki tradisi dan kepercayaan adat yang dijalankan secara turun-temurun dengan sangat kuat," ungkap Rio saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (25/1).
Baca Juga: Resmi Tayang! Film Penerbangan Terakhir Bongkar Skandal Udara dan Taktik Pria Manipulatif
Bagi suami Atiqah Hasiholan ini, keterlibatannya dalam film Kuyank merupakan perjalanan personal yang istimewa. Pasalnya, ini adalah kali pertama dirinya menginjakkan kaki di Pulau Borneo.
"Pengalaman syuting di Banjar sungguh menyenangkan. Jika bukan karena proyek film ini, mungkin saya belum tentu memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Kalimantan," tuturnya dengan antusias.
Selain keramahan penduduk yang membuatnya merasa diterima, Rio sempat berkelakar mengenai satu hal unik yang ia temui selama di sana. Ia mengaku heran ketika menemukan banyaknya kuliner khas daerah lain di lokasi syuting.
"Warganya ramah-ramah, tapi saya sempat bingung, kenapa restoran yang banyak saya temui di Kalimantan justru 'Wong Solo'," candanya sembari mengenang momen tersebut.
Kehangatan Lokal dan Penayangan Perdana
Tak hanya di pusat keramaian, tim Kuyank juga mengeksplorasi lokasi syuting hingga ke pelosok kampung halaman salah satu anggota kru. Rio bahkan sempat mencoba gaya hidup warga lokal, salah satunya memancing di perairan setempat. Meski mencoba peruntungan di hulu sungai, ia mengaku kurang beruntung dalam urusan menangkap ikan.
"Saya sudah coba memancing, tapi sepertinya ikannya belum mau berjodoh dengan saya," ujarnya sambil tertawa.
Baca Juga: Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok Syuting Film Netflix di Karst Citatah Bandung Barat
Sebagai bentuk penghormatan terhadap lokasi pengambilan gambar, film Kuyank dijadwalkan menggelar acara premiere atau pemutaran perdana secara spesial di Banjar. "Alhamdulillah, besok kami akan mengadakan penayangan perdana langsung di Banjar," kata Rio Dewanto mengakhiri perbincangannya dengan wartawan.
Film horor yang juga dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Putri Intan Kasela, Ochi Rosdiana, hingga aktor laga legendaris Barry Prima ini, siap menyapa penonton di seluruh bioskop Tanah Air mulai 29 Januari 2026.(*)
Editor : Hernawati