KALTIMPOST.ID – Libur Lebaran selalu identik dengan waktu berkumpul bersama keluarga. Salah satu aktivitas yang banyak dipilih masyarakat saat momen ini adalah menonton film di bioskop.
Menariknya, Lebaran 2026 menghadirkan sejumlah film baru dari berbagai genre. Mulai dari drama keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, horor legendaris, hingga film fiksi ilmiah yang menjadi terobosan baru di industri perfilman Indonesia.
Sejumlah film bahkan tayang serentak pada 18 Maret 2026, menjadikannya pilihan hiburan bagi masyarakat selama libur panjang Idulfitri.
Berikut daftar film bioskop yang meramaikan Lebaran 2026.
Tunggu Aku Sukses Nanti
Film drama ini mengangkat cerita yang sangat dekat dengan realitas banyak orang saat pulang kampung Lebaran. Kisahnya tentang Arga, seorang pemuda yang telah menganggur selama tiga tahun dan menjadi bahan perbincangan keluarga besar setiap kali Lebaran tiba.
Tekanan ekonomi membuat Arga bertekad membuktikan makna sukses menurut versinya sendiri. Film ini dibintangi Ardit Erwandha, Lulu Tobing, dan Sarah Sechan dengan cerita yang penuh motivasi tentang perjuangan hidup.
Na Willa
Film ini diadaptasi dari novel populer karya Reda Gaudiamo dan disutradarai Ryan Adriandhy. Ceritanya mengikuti kehidupan seorang gadis kecil bernama Na Willa yang tumbuh di lingkungan multikultural Surabaya pada era 1960-an.
Cerita tersebut menyoroti perjalanan tumbuh dewasa, keberagaman budaya, serta dinamika keluarga yang masih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Senin Harga Naik
Drama keluarga ini menghadirkan cerita emosional tentang konflik antara ibu dan anak. Tokoh utamanya, Mutia, pergi meninggalkan rumah untuk membuktikan dirinya bisa sukses secara mandiri.
Tiga tahun kemudian ia kembali karena kariernya terhambat oleh proyek penggusuran toko roti legendaris milik ibunya. Konflik keluarga pun muncul ketika Mutia dan saudara-saudaranya mencoba membujuk sang ibu menjual usaha tersebut.
Danur: The Last Chapter
Film ini menjadi penutup dari saga horor populer Danur yang dimulai sejak 2017. Cerita masih berfokus pada tokoh Risa Saraswati yang mencoba menjalani kehidupan normal tanpa berhubungan dengan dunia gaib.
Namun situasi berubah ketika adiknya, Riri, mengalami teror setelah dilamar di sebuah gedung tua. Risa akhirnya kembali membuka komunikasi dengan Peter dan teman-temannya untuk menyelamatkan keluarganya.
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Film ini merupakan remake dari film horor klasik Indonesia Santet: Ilmu Pelebur Nyawa yang rilis pada 1989. Disutradarai Azhar Kinoi Lubis, cerita film ini berkisar pada konflik kekuasaan, cinta obsesif, dan praktik ilmu hitam.
Kisahnya mengikuti Suzzanna yang hidupnya hancur setelah ayahnya dibunuh oleh penguasa kejam bernama Bisman menggunakan ilmu santet.
Pelangi di Mars
Film ini menjadi salah satu yang paling unik karena disebut sebagai film fiksi ilmiah pertama di Indonesia. Disutradarai Upie Guava, film ini menggabungkan unsur petualangan luar angkasa, drama keluarga, dan teknologi masa depan.
Ceritanya tentang Pelangi, anak Indonesia pertama yang lahir di Mars. Bersama para robot, ia melakukan petualangan mencari mineral langka untuk menyelamatkan bumi yang sedang mengalami krisis air.
Dengan beragam genre yang ditawarkan, film-film Lebaran 2026 diprediksi menjadi salah satu hiburan favorit masyarakat selama libur panjang Idulfitri.(*)
Editor : Thomas Priyandoko