KALTIMPOST.ID, JAKARTA – for Revenge kembali menghadirkan karya terbaru. Band tersebut merilis single berjudul Museum Duka dengan menggandeng Reza Oktovian alias Reza Arap serta drummer Teguh Prakoso atau Tepe.
Lagu berdurasi sekitar 3 menit 30 detik itu resmi tersedia di berbagai platform musik digital sejak Jumat (4/9). Kolaborasi tersebut mempertemukan karakter musik for Revenge dengan vokal Reza Arap dan permainan drum Tepe.
Ide kolaborasi bermula dari pertemuan ketiganya di sebuah festival musik. Saat itu, for Revenge, Reza Arap, dan Tepe sempat tampil bersama membawakan Serana dan Penyangkalan. Momen tersebut kemudian berkembang menjadi gagasan untuk membuat karya baru.
Dalam proses kreatifnya, vokalis for Revenge Boniex bersama Reza Arap terlibat dalam penulisan lirik. Sementara Tepe mengisi bagian drum. Aransemen lagu turut dibantu Faisal Riant, yang sebelumnya pernah terlibat dalam proyek for Revenge.
Museum Duka membawa tema kehilangan dan kenangan. Judul tersebut menggambarkan ruang personal dalam diri seseorang untuk menyimpan cerita tentang sosok yang pernah memiliki arti penting.
Baca Juga: Unggahan Raisa Andriana Bikin Penasaran, Sosok Pria Misterius Dikaitkan dengan Mathis
Kenangan itu tidak benar-benar hilang ketika seseorang telah pergi. Kerinduan justru dapat membuat kembali teringat pada berbagai momen yang pernah dilewati bersama.
Bagi Reza Arap, proyek ini menjadi pengalaman berbeda karena untuk pertama kalinya ia bernyanyi menggunakan bahasa Indonesia sekaligus berkolaborasi dengan sebuah band.
Melalui Museum Duka, for Revenge, Reza Arap, dan Tepe ingin menyampaikan bahwa kehilangan merupakan bagian dari kehidupan. Kenangan tidak harus dilupakan, tetapi juga tidak perlu membuat seseorang terus terjebak dalam masa lalu.
Lagu ini sekaligus menjadi ruang bagi siapa pun yang pernah kehilangan untuk berdamai dengan duka dan tetap menyimpan kenangan sebagai bagian dari perjalanan hidup. ***
Editor : Dwi Puspitarini