Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perempuan Aman dan DP3AP2KB PPU Bersinergi Atasi Kekerasan Gender di IKN

Ari Arief • Kamis, 17 April 2025 | 06:00 WIB
SINERGI: Perempuan Aman dan DP3AP2KB PPU bertemu untuk menjalin sinergi dalam mengatasi berbagai tindak kekerasan berbasis gender, utamanya, yang kini terjadi di wilayah IKN.
SINERGI: Perempuan Aman dan DP3AP2KB PPU bertemu untuk menjalin sinergi dalam mengatasi berbagai tindak kekerasan berbasis gender, utamanya, yang kini terjadi di wilayah IKN.

KALTIMPOST.ID, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerima kunjungan dari Persekutuan Perempuan Adat Nusantara (Perempuan Aman) Bogor, Jawa Barat, di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Penajam, PPU, Rabu (16/4). 

Kepala DP3AP2KB PPU, Chairur Rozikin, datang bersama stafnya serta Nur Amalia dari Dewan Pakar Perempuan Aman beserta kelompoknya.

Kedatangan mereka bertujuan melakukan pertemuan audensi dan pelaporan kasus kekerasan berbasis gender.  

Usai pertemuan berlangsung, Chairur Rozikin menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukan oleh Perempuan Aman bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai layanan, tugas, dan fungsi yang dilakukan oleh DP3AP2KB PPU.

Hasilnya, Perempuan Aman melakukan eksplorasi mendalam terhadap informasi terkait perlindungan bagi perempuan dan anak.  

“Dengan rasa syukur atas pertemuan sebelumnya, terutama bagi para perempuan yang hadir, kami dari DP3AP2KB PPU merasa senang melihat pemahaman yang sangat baik setelah kami menjelaskan mengenai beragam layanan yang telah disiapkan untuk masyarakat PPU. Tentu saja, harapan-harapan mereka terhadap informasi yang selama ini menjadi pertanyaan sudah terjawab dengan jelas,” jelasnya.  

Chairur Rozikin juga menjelaskan bahwa melalui pertemuan, Perempuan Aman bertekad untuk menjalin kerja sama yang erat dengan DP3AP2KB PPU di masa depan.

“Di pertemuan sebelumnya, mereka dengan semangat bergabung sebagai anggota tim relawan DP3AP2KB. Mereka sangat berdedikasi dalam hal pelaporan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga,” ungkapnya.

“Di sisi lain, Nur Amalia dari Dewan Pakar Perempuan Aman mengungkapkan pentingnya pembentukan kemitraan dengan DP3AP2KB bagi keberlangsungan Perempuan Aman. Kemitraan tersebut diharapkan dapat memainkan peran krusial dalam penanganan dan pencegahan kasus yang melibatkan perempuan dan anak-anak," tambahnya.   

Selain itu, ia menjelaskan, saat ini di area Sepaku telah terbentuk dua organisasi lokal, yaitu Balik Sepaku dan Balik Pemaluan.

Dewan Pakar Perempuan Aman, Nur Amalia menambahkan dengan dibentuknya kemitraan bersama DP3AP2KB PPU menjadi penting untuk Perempuan Aman, dan nantinya akan menjadi penting dalam menangani serta melakukan pencegahaan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Karena ada berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin meningkat yang terjadi di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara saat ini,” ujarnya.

Editor : Hernawati
#Perempuan Aman #DP3AP2KB