Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ini 5 Fakta Penting Soal Tol Balikpapan–IKN Segmen Karang Joang yang Wajib Kamu Tahu!

Khoirun Nisa • Jumat, 5 September 2025 | 16:09 WIB

 

Proyek Tol Balikpapan IKN Seksi 3A Karang Joang.
Proyek Tol Balikpapan IKN Seksi 3A Karang Joang.

KALTIMPOST.ID, Warga Balikpapan yang sering melintasi jalan poros Balikpapan-Samarinda, khususnya kawasan KM 11 Karang Joang, pasti merasakan pengalihan arus jalan dan melihat adanya proyek pembangunan beberapa bulan ke belakang.

Buat kamu yang belum tau, di kawasan itu sedang berlangsung pembangunan Tol Balikpapan–IKN Segmen 3A.

Jalan yang membentang dari Karang Joang menuju KKT Kariangau itu akan menghubungkan Balikpapan langsung dengan IKN.

​Yuk simak 5 hal yang perlu kamu tahu soal proyek ini!

  1. Biaya yang Dikeluarkan

​Ruas tol ini adalah bagian dari jaringan besar Jalan Tol IKN, tepatnya Segmen 3A. Fungsinya jadi gerbang utama yang menyambungkan Balikpapan ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Proyek ini dibiayai penuh dari APBN. Khusus untuk Segmen 3A ini, nilai kontraknya mencapai sekitar Rp 3,4 triliun.

Angka ini merupakan bagian dari alokasi jumbo Kementerian PUPR untuk membangun keseluruhan Tol IKN, yang totalnya diproyeksikan menelan anggaran hingga Rp 27,49 triliun untuk ruas jalan sepanjang 70,29 kilometer.

  1. Model Pembangunan

​Jalan tol ini dirancang sepanjang ±9,27 km dengan 3 lajur di setiap arah buat nampung volume kendaraan yang padat.

Konstruksinya ada dua jenis: sepanjang hampir 4 km dibangun melayang (elevated) dan ±4,17 km di atas tanah (at-grade). Proyek ini juga bakal dilengkapi overpass, dan underpass.

​Pembangunannya tentu butuh penyesuaian lahan di sepanjang rutenya karena melintasi Sungai Wain di wilayah Kelurahan Karang Joang.

  1. Sudah Rampung, Tapi Kapan Bisa Dilewati?

​Kabarnya, pada Agustus 2025 lalu, konstruksi fisik segmen 3A udah beres. Eits, tapi jangan senang dulu. Ruas tol ini belum dibuka buat umum karena masih ada beberapa tahap lagi.

Saat ini proyek memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) dan jika konstruksi sudah rampung, akan masuk pemeliharaan selama 720 hari alias 2 tahun.

Selain itu, pengoperasiannya juga menunggu sampai semua ruas tol IKN lainnya benar-benar nyambung. Target dari pemerintah sih, seluruh jaringan Tol IKN (Seksi 1A–6C) bisa selesai dan beroperasi penuh di tahun 2028.

  1. Ke IKN jadi Secepat Kilat

​Segmen 3A ini bakal jadi jalur super penting yang bisa memangkas waktu tempuh secara drastis. Nantinya kalau semua jaringan tol sudah aktif, perjalanan dari pusat kota Balikpapan ke KIPP IKN diperkirakan cuma butuh waktu sekitar 1 jam, dari yang tadinya bisa 2–3 jam.

​Nggak cuma buat kendaraan pribadi, tol ini juga bakal jadi jalur utama logistik. Fungsinya penting banget buat menyambungkan pelabuhan, kawasan industri, dan melancarkan distribusi material untuk proyek-proyek besar di IKN.

  1. Dampak sosial

​Setiap proyek raksasa pasti punya dampak buat lingkungan dan warga sekitarnya. Untuk Tol IKN Segmen 3A ini, beberapa dampaknya antara lain:

Pembangunan jalur tol ini memerlukan pembebasan lahan, termasuk area perumahan warga dan beberapa fasilitas umum. Seperti ritel, sekolah, hingga kantor kelurahan.

Selama konstruksi, warga sekitar proyek merasakan dampak langsung seperti debu yang lebih banyak dan lalu lintas yang makin padat karena aktivitas kendaraan proyek.

​Pembangunan Tol Balikpapan-IKN Segmen 3A adalah salah satu pilar penting buat mewujudkan koneksi yang efisien ke ibu kota baru.

Dengan tahu kelima aspek di atas, kita jadi punya gambaran yang lebih lengkap soal skala dan rumitnya proyek infrastruktur strategis ini. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Tol Balikpapan IKN #IKN #balikpapan #Karang Joang