TENGGARONG - Komandan Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Brigjen TNI Suharma Zunam, melaksanakan audiensi dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) M Basuki Hadimuljono, di Kantor Otorita IKN, Kamis (23/10).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara institusi pertahanan negara dengan otoritas pembangunan IKN dalam rangka mewujudkan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan yang aman, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Suharma Zunam hadir bersama jajaran perwira Grup 4 Kopassus, yakni Letkol Inf Adi Wijaya (Danyon 41), Letkol Inf Agus Suryanto (Danyon 42), Mayor Inf Samsul Trian N. (Danyon 44), serta Letkol Czi Damai Adi Setiawan (Kasiren Grup 4).
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan solid antara TNI dan Otorita IKN dalam mendukung agenda strategis nasional.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai aspek strategis mengenai penguatan sinergi antara TNI, khususnya Kopassus, dengan Otorita IKN, meliputi dukungan terhadap pembangunan infrastruktur, pengamanan wilayah, di kawasan IKN yang tengah berkembang sebagai proyek prioritas nasional.
“Kami di Grup 4 Kopassus berkomitmen penuh mendukung suksesnya pembangunan IKN. Ini bukan hanya soal pengamanan fisik, tetapi juga menjaga rasa aman masyarakat dan stabilitas nasional secara menyeluruh,” ujar Brigjen Suharma.
Sebagai satuan elit berkualifikasi Para Komando, Sandhy Yudha Intelijen, dan Anti-Teror, Grup 4 Kopassus memiliki peran penting dalam deteksi dini dan antisipasi potensi ancaman terhadap keamanan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan.
Dengan lokasi geografis yang strategis dan berbatasan langsung dengan beberapa negara di Asia Tenggara, Kalimantan menjadi wilayah vital dalam konteks geopolitik dan pertahanan nasional.
Keberadaan Grup 4 di wilayah ini menjadi elemen kunci dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas kawasan perbatasan, sekaligus mendukung keamanan proyek-proyek strategis nasional termasuk IKN.
“Kalimantan bukan hanya jantung hijau Indonesia, tetapi juga garda depan pertahanan negara. Karena itu, kami memastikan setiap langkah pembangunan di IKN berjalan dalam situasi aman dan terkendali,” tegas Brigjen Suharma.
Basuki Hadimuljono, mengapresiasi kehadiran dan dukungan Kopassus dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan IKN. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ibu kota baru tidak hanya bergantung pada aspek fisik, tetapi juga pada sistem keamanan yang kuat dan kolaboratif.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dedikasi prajurit Kopassus. Kolaborasi seperti ini menjadi kunci agar IKN tumbuh menjadi kota dunia yang aman, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Basuki.
Audiensi ditutup dengan foto bersama antara jajaran OIKN dan Grup 4 Kopassus, menandai komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi pertahanan dan pembangunan nasional.
Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan kerja sama jangka panjang antara TNI dan OIKN dalam menjaga keberlangsungan dan keamanan proyek strategis nasional. (pms/put/kri)
Editor : Sukri Sikki