Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Otorita IKN Gelar Honey Fest 2025 Dorong Ekonomi Masyarakat Sekitar IKN, Ini 5 Jenis Madu di Kaltim

Nur Jayanti • Jumat, 31 Oktober 2025 | 14:02 WIB

 

Potret Honey Fest 2025.
Potret Honey Fest 2025.

KALTIMPOST.ID, Guna mendorong perekonomian masyarakat Kalimantan Timur, khususnya sekitar IKN, Otorita IKN kembali menggelar kegiatan perekonomian bertajuk Honey Fest dalam rangka Nusantara Food Festival (NFF) di Sentra Massa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN, selama Sabtu dan Minggu (26-27 Oktober 2025).

Hal ini merupakan dampak dari pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara yang membantu perekonomian masyarakat di sekitarnya melalui sektor peternakan, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan potensi lebah sebagai sumber ekonomi baru yang berkelanjutan. Peternakan lebah madu kelulut menjadi primadona pada gelaran Honey Fest tersebut. 

Otorita IKN Gelar Honey Fest 2025

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama yang terselenggara antara Otorita IKN dan Asosiasi Perlebahan Indonesia, bertujuan untuk menggali dan mendorong potensi wilayah IKN dalam pengembangan ekosistem perlebahan, serta mendorong inovasi produk turunan lebah, tidak hanya itu Otorita IKN dan Asosiasi Perlebahan Indonesia juga berharap bahwa kegiatan ini akan menginisiasi terbentuknya destinasi wisata edukasi tentang perlebahan di Nusantara.

Madu dapat menjadi komoditas peluang bisnis yang produktif dan ramah lingkungan berbasis sumber daya lokal.

Hal ini juga didukung oleh pernyataan Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, yang mendukung kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin agar memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberdayakan UMKM di wilayah Nusantara. 

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup pameran produk olahan madu, kelas memasak berbahan madu, talkshow bersama praktisi dan pengusaha madu, hingga sesi terapi sengat lebah.

Tidak hanya tentang pemanfaatan madu, dalam kegiatan ini juga dilakukan  penanaman tanaman buah-buahan pakan lebah di Embung H KIPP IKN. 

5 Jenis Madu di Kawasan Kalimantan Timur

Kalimantan Timur, khususnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memiliki hutan tropis menyimpan berbagai sumber daya alam, di dalamnya termasuk madu unik yang dapat menjadi potensi ekonomi bisnis masyarakat. Berikut adalah 5 jenis madu yang berasal dari Kalimantan Timur.

  1. Madu kelulut dari lebah Trigona di mangrove Sepaku.

Madu ini memiliki tekstur sedikit cair dan berasa asam segar, rasa asam segar tersebut berasal dari propolis alami karena nektar bunga bakau dan pekarangan warga.

  1. Madu sialang liar di hutan Muara Samu.

Masyarakat suku asli Dayak terbiasa untuk memanjat pohon setinggi 40 meter dengan tali ijuk untuk memanen madu yang berwarna gelap ini. Madu sialang liar ini memiliki aroma khas yaitu kayu dan herbal bait, meskipun begitu madu ini termasuk madu yang hanya bisa dipanen di musim tertentu.

  1. Madu multifloral Samboja.

Madu ini memiliki warna kuning keemasan yang berasal dari campuran bunga akasia, randu, dan karet. Pencampuran tersebut juga mempengaruhi rasa madu yang dihasilkan yaitu menciptakan rasa floral ringan.

  1. Madu randu dari Penajam.

Madu ini memiliki rasa manis yang murni dan bertekstur cepat mengkristal menjadi krim lembut, madu ini biasa digunakan sebagai asupan energi setiap hari bagi masyarakkat sekitar. Melalui program kemitraan beberapa perusahaan yang bekerjasama dengan petani muda lokal, kini madu randu menjadi oleh-oleh wajib wisatawan yang mengunjungi IKN.

  1. Madu hutan Punan di Berau.

Madu ini memiliki rasa yang sedikit kompleks dibandingkan madu yang telah disebutkan sebelumnya, karena madu ini memiliki rasa asam, manis namun sedikit pahit. Madu yang berasal dari hutan Punan ini merupakan hasil produksi lokal dari masyarakat suku Punan, mereka biasanya menjual madu tersebut untuk menjadi obat penyembuh luka

 

Kelima madu tersebut adalah merupakan potensi yang harus terus didorong dan di fasilitasi oleh pemerintah guna membangun perekonomian masyarakat. Melalui kegiatan Honey Fest, Otorita IKN berkomitmen untuk menjadikan pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berkelanjutan. Dengan 75 persen kawasan hijau yang dijaga kelestariannya, IKN berpotensi menjadi sentra produksi perlebahan utama di Indonesia. Kehadiran produk madu berikut turunannya menjadi simbol manisnya sinergi antara alam, masyarakat, dan pembangunan menuju Ibu Kota yang berdaya dan lestari.

Editor : Hernawati
#IKN #Otorita IKN #asosiasi perlebahan indonesia #madu