KALTIMPOST.ID, IKN -Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, melaporkan siap menyambut kedatangan para pegawai pemerintah. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menunjukkan secara langsung kelengkapan fasilitas di sejumlah tower hunian aparatur sipil negara (ASN) yang telah rampung dibangun.
Perumahan ASN tersebut mencakup 47 tower yang masing-masing terdiri dari 10 lantai. Setiap lantai menampung 6 unit, dengan luas masing-masing 98 meter persegi, yang dikhususkan bagi ASN lajang atau yang belum berkeluarga.
"Satu unit memiliki luas 98 meter persegi. Ada TV besar, AC, ruang tamu, ruang untuk rapat, tiga kamar tidur, dua kamar mandi, serta dapur yang tersedia. Ini ditujukan untuk para lajang, yang tidak membawa keluarga," jelas Zudan Arif Fakrulloh, dikutip dari Instagram resmi BKN (@bkngoidofficial) Selasa (18/11).
Bagi ASN yang sudah berkeluarga, tidak perlu khawatir. Menara khusus untuk keluarga sedang disiapkan dan ditargetkan selesai pada tahun berikutnya. Sementara itu, 47 tower yang diperuntukkan bagi ASN tunggal dilengkapi dengan fasilitas yang sangat memadai. Menurut Zudan, setiap ruangan dilengkapi dengan penyejuk udara (AC) dan akses Wi-Fi berkecepatan tinggi.
Baca Juga: Batasan Hak Atas Tanah di IKN Dipangkas MK, Jangka Waktu HGU Kini Maksimal 95 Tahun
Fasilitas yang tersedia di dalam unit perumahan cukup lengkap. Ruang tidur utama sudah dilengkapi furniture, mulai dari tempat tidur, lemari, hingga kamar mandi dalam. Tersedia juga meja khusus untuk menunjang aktivitas kerja.
Di area dapur, terlihat perabotan modern sudah terpasang, bahkan air dari wastafel diklaim siap minum. Kulkas juga telah disediakan. Area mencuci dipisahkan dan sudah dilengkapi dengan mesin cuci serta tempat menjemur pakaian.
Jadi, teman-teman [ASN], ayo kita segera berangkat ke IKN,” tegas mantan Pejabat (Pjs.) Gubernur Sulawesi Selatan tersebut.
Zudan menambahkan bahwa lokasi penempatan ASN sangat dekat dengan tempat kerja, sehingga mempermudah mobilitas harian. Selain itu, telah disiapkan pula bus khusus sebagai sarana transportasi penunjang.
Baca Juga: ASN Muda Jadi Prioritas Utama, Strategi Pemindahan Birokrasi ke IKN
"Tempat tinggal teman-teman ASN sudah siap. Siapa yang mau ke sini? Saya sendiri sudah merasakan betapa nyamannya bekerja di sini; ke kantor hanya butuh 5 menit, bus sudah disiapkan, dan udaranya sangat segar," kata Zudan, mengajak para pegawai pindah.
Secara terpisah, Otorita IKN memastikan bahwa proses transfer pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Nusantara akan terus berjalan sesuai dengan strategi pemerintah. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan dalam keterangan resmi Jumat (1/8) bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah merancang transfer ASN dari 15 menteri dalam waktu dekat.
Per Juli 2025, sebanyak 1.170 karyawan Otorita IKN sudah resmi berpindah dan mengisi perumahan yang tersedia. Selain itu, tercatat 109 karyawan Rumah Sakit Kementerian Kesehatan telah mulai bekerja dan menetap di kawasan IKN.
Baca Juga: Batasan Hak Atas Tanah di IKN Dipangkas MK, Jangka Waktu HGU Kini Maksimal 95 Tahun
Perpindahan juga dipengaruhi oleh kehadiran pegawai dari berbagai lembaga negara dan kementerian lain, seperti Bank Indonesia, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Seluruh tahapan persiapan pembangunan tahap kedua, termasuk aspek penganggaran, telah rampung. Tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama dan akan fokus pada pembangunan kawasan Legislatif dan Yudikatif, beserta ekosistem pendukungnya. (*)
Editor : Uways Alqadrie