Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gereja IKN Belum Basilika, Kemenag: Itu Baru Label Kontrak

Ari Arief • Selasa, 24 Februari 2026 | 08:57 WIB

Gereja yang sedang dibangun di kawasan IKN.
Gereja yang sedang dibangun di kawasan IKN.

KALTIMPOST.ID,IKN-Kementerian Agama (Kemenag) memberikan penjelasan resmi mengenai status Gereja Santo Fransiskus Xaverius yang tengah dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Melalui Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi, AM Adiyarto Sumardjono, pemerintah menegaskan bahwa rumah ibadah tersebut saat ini belum menyandang status "basilika".

Adiyarto menjelaskan bahwa istilah "basilika" yang selama ini beredar sebenarnya merupakan label administratif di dalam kontrak konstruksi.

Penamaan tersebut berfungsi sebagai identitas teknis proyek bagi pemerintah dan tidak serta-merta menjadi nama fungsional resmi secara keagamaan.

Baca Juga: Kemenag Siapkan Madrasah Terpadu 21 Hektare di IKN, Fasilitas Lengkap dari RA hingga Aliyah

Hal serupa juga terjadi pada penamaan "Masjid Negara IKN" yang digunakan sebagai kode teknis dalam dokumen pembangunan oleh Kementerian PUPR.

Lebih lanjut, pihak Kemenag menekankan bahwa penetapan gelar "basilika" sepenuhnya berada di bawah otoritas Takhta Suci Vatikan.

"Penting untuk dipahami bahwa status basilika adalah gelar kehormatan dalam tradisi Gereja Katolik yang hanya dapat dianugerahkan oleh Paus. Prosesnya melibatkan hukum kanonik yang sangat ketat," ungkap Adiyarto dalam keterangan resminya dikutip Selasa (24/02/2026).

Meskipun pembangunan fisik gereja hampir rampung, proses pengajuan gelar kehormatan tersebut masih terus berjalan sesuai mekanisme internal Gereja Katolik.

Baca Juga: Transisi Data PBI JKN Dimulai, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Tak Boleh Terhenti

Pemerintah menyatakan komitmemnya untuk tidak mencampuri urusan keagamaan tersebut dan tetap fokus memastikan ketersediaan fasilitas ibadah yang sesuai standar bagi seluruh umat beragama di IKN.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#vatikan #basilika #IKN #Masjid Negara IKN