KALTIMPOST.ID,IKN-Komitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup kian nyata di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Melalui aksi simbolis, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melakukan penanaman pohon zaitun di area Masjid Negara IKN saat berkunjung ke IKN, baru-baru lalu.
Aksi ini merupakan bagian dari penguatan gerakan ekoteologi yang diusung oleh Kementerian Agama RI.
Dalam kunjungannya, Menag didampingi oleh Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono serta Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq.
Kehadiran para tokoh ini mempertegas sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan nilai-nilai spiritual dan pelestarian bumi.
Baca Juga: Gereja IKN Belum Basilika, Kemenag: Itu Baru Label Kontrak
Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa ekoteologi memandang perlindungan terhadap alam sebagai pilar keimanan. Menurutnya, merawat lingkungan bukan sekadar tugas sosial, melainkan mandat keagamaan.
"Pohon zaitun yang kita tanam ini adalah perlambang harapan sekaligus amal jariyah. Manfaatnya akan terus mengalir bagi generasi mendatang," ungkap Nasaruddin.
Ia menekankan bahwa menjaga ekosistem adalah wujud tanggung jawab spiritual manusia kepada Sang Pencipta.
Gerakan ini selaras dengan konsep Forest City yang diusung Otorita IKN. Penghijauan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dilakukan secara masif dan bertahap dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan Nusantara tetap hijau dan berkelanjutan.
Senada dengan pusat, Kakanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq menyatakan kesiapannya mengawal semangat tersebut di daerah melalui program Kemenag ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah).
Baca Juga: Babak Baru Pengelolaan Anggaran IKN 2026, Rp 6,26 Triliun Kini Dikelola di Kaltim
Program ini mewajibkan penghijauan di lingkungan kantor, madrasah, hingga tempat peribadatan di seluruh Kalimantan Timur.
“Kami memandang menanam pohon sebagai bentuk sedekah nyata. Melalui Kemenag ASRI, kami ingin memastikan bahwa menjaga alam menjadi budaya yang tak terpisahkan dari ritual ibadah sehari-hari,” kata Khaliq.
Kolaborasi antara Kemenag dan Otorita IKN ini diharapkan mampu menciptakan harmoni di Ibu Kota baru; di mana kemajuan fisik kota berjalan beriringan dengan kelestarian alam dan kekuatan nilai-nilai ketuhanan.(*)
Editor : Dwi Puspitarini