Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menjemput Rimba di Ibu Kota, Saat Satwa Mulai Pulang ke Hutan IKN

Ari Arief • Senin, 2 Maret 2026 | 10:30 WIB

 

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni (kiri) dan Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni (kiri) dan Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono.

KALTIMPOST.ID,IKN-Upaya transformasi Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Forest City mulai menampakkan hasil signifikan.

Kawasan hutan dan lahan seluas 1.805 hektare yang direhabilitasi sejak 2024 kini telah berubah wajah.

Kawasan yang dulunya merupakan hamparan monokultur eukaliptus, kini mulai bertransformasi menjadi hutan hujan tropis yang rimbun.

Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa rehabilitasi ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan upaya mengembalikan ekosistem asli Kalimantan.

Strategi yang digunakan adalah penanaman jenis multi-purpose tree species (MPTS) serta tanaman endemik.

"Sejumlah pohon endemik seperti meranti, gaharu, kapur, medang, nyamplung, hingga nyatoh sudah tumbuh dalam dua tahun terakhir. Pertumbuhan vegetasi yang masif ini mendorong peningkatan keanekaragaman hayati," ujar Basuki saat meninjau kawasan rehabilitasi di Nusantara, Minggu (1/3).

Baca Juga: Perkuat Hak Masyarakat IKN, Menhut Serahkan 833 Hektare Lahan Perhutanan Sosial

Indikator keberhasilan ini, lanjut Basuki, terlihat dari kembalinya satwa liar ke habitatnya.

Burung-burung mulai terlihat bersarang dan mencari makan di area yang dulunya gersang dari keragaman hayati.

Selain fungsi estetika, kawasan ini kini memperkuat peran ekologisnya sebagai penyerap karbon dan pengatur tata air di wilayah IKN.

Dukungan Pusat dan Daerah

Senada dengan hal tersebut, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni saat mengunjungi lokasi bersama Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, Sabtu (28/2), menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung aspek hijau IKN.

“Dua tahun lalu ini masih tanaman monokultur, sekarang pohonnya sudah tinggi dan variatif. Laporan bahwa burung-burung sudah kembali adalah bukti nyata konsep forest city berjalan di jalur yang benar,” tegas Raja Juli.

Baca Juga: IKN dalam Sorotan Media AS: Antara Visi Futuristik dan Bayang-Bayang Ketidakpastian

Dalam kunjungan tersebut, Raja Juli juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kalimantan Timur.

Hal ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat lokal mendapatkan akses legal dan manfaat ekonomi dari pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Sementara itu, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud menekankan pentingnya menjaga harmoni antara pembangunan infrastruktur dengan kelestarian alam. Menurutnya, hutan Kaltim adalah aset strategis yang harus dijaga demi masa depan.

“Kelestarian hutan di IKN tidak hanya krusial untuk menekan pemanasan global, tetapi juga harus bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui pengelolaan yang tepat,” kata Rudy.

Dengan progres rehabilitasi yang terus berjalan, IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga menjadi paru-paru dunia yang membanggakan bagi Indonesia dan Kaltim khususnya.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#Konsep #Masif #IKN #Burung-Burung #eukaliptus