Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wujudkan IKN Kota Sehat, OIKN Gandeng UMY Gelar Donor Darah dan Skrining Diabetes Digital

Ari Arief • Jumat, 10 April 2026 | 13:42 WIB
DONOR: Aktivitas donor darah yang dimotori oleh IKN menggandeng UMY sekaligus skrining diabetes. (oikn/kp)
DONOR: Aktivitas donor darah yang dimotori oleh IKN menggandeng UMY sekaligus skrining diabetes. (oikn/kp)

KALTIMPOST.ID, IKN–Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus memperkuat fondasi layanan kesehatan di kawasan ibu kota baru. Tak sekadar membangun fisik, aspek preventif terhadap penyakit tidak menular juga menjadi prioritas.

Hal ini tercermin dalam aksi sosial donor darah dan sosialisasi skrining diabetes melitus berbasis aplikasi DoScreen yang digelar di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (10/4).

Langkah ini merupakan kolaborasi masif lintas sektor. OIKN menggandeng Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), DPD HIPPI Kaltim, RSUD Abadi Samboja, RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara, PMI Balikpapan, hingga PGRI Cabang Sepaku, PPU.

Baca Juga: Strategi  Amankan IKN, PPU, Balikpapan, Kukar, Paser, dan Kubar Siaga Satu Karhutla

Kegiatan yang terbuka bagi publik ini menarik antusiasme tinggi. Ratusan peserta yang terdiri dari staf OIKN, pekerja konstruksi, hingga warga lokal memadati lokasi sejak pagi. Targetnya mengumpulkan sedikitnya 300 kantong darah untuk memperkuat stok medis di wilayah sekitar IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terbangun. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial.

"Terima kasih kepada seluruh mitra yang terlibat. Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua. Hari ini, kita targetkan minimal 300 kantong darah bisa terkumpul untuk membantu sesama," ujar Basuki.

Baca Juga: IKN Ditutup Sementara? Otorita Tegaskan Dua Kawasan yang Dibatasi Aksesnya

Selain aspek sosial lewat donor darah, sisi edukasi menjadi sorotan utama melalui pengenalan aplikasi DoScreen. Inovasi ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mendeteksi dini risiko diabetes melitus secara mandiri melalui gawai.

Dosen UMY, Mahendro Kusumo, yang hadir mewakili Kaprodi Magister Administrasi Rumah Sakit UMY, menegaskan bahwa transformasi digital di sektor kesehatan adalah syarat mutlak bagi IKN untuk menjadi kota yang kompetitif.

Visi utama kegiatan ini adalah mewujudkan ekosistem kesehatan yang inklusif dan preventif, di antaranya dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan.

Baca Juga: Kesan Pelancong Liburan ke IKN, Bukan Bangunan Saja yang Dibangun, tapi Hutannya Juga

"Sinergi lintas sektor seperti ini adalah kunci utama. Kita ingin memastikan IKN tumbuh sebagai kota masa depan yang tidak hanya canggih secara infrastruktur, tapi juga memiliki masyarakat yang sehat dan berdaya saing," kata Mahendro Kusumo.

Dengan agenda rutin seperti ini, OIKN berkomitmen untuk terus mendorong gaya hidup sehat berbasis teknologi guna mendukung keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara. (*)

Editor : Almasrifah
#penyakit tidak menular #donor darah #layanan kesehatan #OIKN #aksi sosial