Kejar Target 2028, Pembangunan Kompleks Legislatif dan Yudikatif di IKN Terus Dikebut

Ari Arief • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 10:24 WIB
KOMPLEKS: Area pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif di IKN.
KOMPLEKS: Area pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif di IKN.

 

KALTIMPOST.ID,IKN-Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan pembangunan pusat pemerintahan di Nusantara tetap berjalan sesuai rencana.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan gedung-gedung untuk lembaga legislatif dan yudikatif tetap menjadi prioritas yang ditargetkan rampung pada rentang akhir 2027 hingga awal 2028.

Langkah ini selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan percepatan fasilitas utama kenegaraan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Wajah Baru Parlemen di Nusantara

Kompleks legislatif nantinya akan menjadi rumah bagi lima gedung utama, yakni Gedung DPR, DPD, MPR, serta Gedung Paripurna.

Gedung Paripurna dirancang menjadi pusat kegiatan kolosal dengan kapasitas daya tampung mencapai 1.579 orang. Saat ini, finalisasi desain gedung-gedung tersebut masih dalam tahap persetujuan akhir.

Baca Juga: Ekonomi Melambat, Badai PHK Mulai Terjang Kaltim, Terbanyak Ketiga Nasional

Untuk mendukung mobilitas di kawasan ini, infrastruktur jalan sepanjang 3,7 kilometer mulai dikerjakan, diawali dengan proses pembersihan lahan (land clearing).

Pusat Keadilan dan Ketahanan Air

Sementara itu, di sektor yudikatif, pembangunan dibagi menjadi dua paket pengerjaan. Paket pertama mencakup pembangunan markas Mahkamah Agung dan Plaza Keadilan.

Sedangkan paket kedua akan difokuskan pada Gedung Mahkamah Konstitusi, kawasan yudisial, serta sarana ibadah berupa masjid. Kompleks ini juga akan ditopang oleh akses jalan kawasan sepanjang 8 kilometer.

Di tengah adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, Basuki menjamin bahwa proyek vital ini tidak akan terhambat.

“Pembangunan kompleks lembaga yudikatif dan legislatif tidak masuk dalam daftar efisiensi. Semua tetap berjalan sesuai koridor, jadi masyarakat maupun pihak terkait tidak perlu ragu,” ungkap Basuki saat melakukan peninjauan lapangan di KIPP, baru-baru ini.

Baca Juga: Tuntas 2027, Mapolresta IKN di KIPP Bakal Dilengkapi Amfiteater hingga Kolam Retensi

Integrasi Infrastruktur Pendukung

Selain bangunan gedung, OIKN juga memprioritaskan ketahanan lingkungan melalui penyediaan sumber daya air. Saat ini, pembangunan Embung EC-08 dan Kolam Retensi TR01 tengah berjalan untuk mengantisipasi banjir sekaligus menjaga cadangan air.

Tak hanya itu, sistem distribusi air minum sedang dikebut. Nantinya, jaringan perpipaan akan terintegrasi melalui Multi-Utility Tunnel (MUT), sebuah terowongan bawah tanah multifungsi yang dirancang agar kawasan KIPP terlihat rapi tanpa kabel dan pipa yang berserakan di permukaan jalan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
kompleks legislatif IKN kompleks yudikatif IKN KIPP IKN basuki hadimuljono pembangunan ikn