KKN Tematik Berdampak Ditutup dengan Penanaman Pohon di IKN, Mahasiswa KUC-BSN Dukung Forest City

Nuron Setya Wijaya • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:20 WIB
Isradi Zainal bersama mahasiswa KUC–BSN setelah penanaman pohon di kawasan IKN, Rabu (5/8). (FOTO NURON SETYA WIJAYA/KP)
Isradi Zainal bersama mahasiswa KUC–BSN setelah penanaman pohon di kawasan IKN, Rabu (5/8). (FOTO NURON SETYA WIJAYA/KP)

KALTIMPOST.ID-Rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak Kalimantan University Consortium (KUC)–Borneo Series Network (BSN) di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditutup dengan aksi penanaman puluhan pohon di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT), Rabu (5/8).

Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan IKN sebagai forest city sekaligus meninggalkan kontribusi nyata bagi pemulihan ekosistem hutan.

Sebanyak 34 lubang tanam disiapkan untuk mahasiswa, dosen, dan tamu undangan. Berbagai jenis pohon endemik Kalimantan, termasuk meranti, ditanam sebagai bagian dari program rehabilitasi kawasan yang sebelumnya merupakan hutan tanaman industri.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN P Setia Lenggono mengatakan kawasan MHHT seluas sekitar 98 hektare mulai dikembangkan sejak 2023 sebagai model pemulihan ekosistem hutan di kawasan ibu kota baru.

Baca Juga: KKMP Sepinggan Raya Balikpapan Layani Penjualan Sembako lewat Sistem Pre-Order Sambil Tunggu Outlet Resmi

Menurutnya, area tersebut sebelumnya didominasi tanaman ekaliptus untuk kebutuhan industri, kemudian secara bertahap direstorasi menjadi hutan hujan tropis dengan berbagai spesies asli Kalimantan.

“Itu merupakan contoh bagaimana melakukan penghutanan kembali atau rewilding. Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi model karena sekitar 65 persen wilayah IKN dipertahankan sebagai kawasan hutan. Itulah mengapa IKN mengusung konsep forest city,” ujarnya.

Lenggono menjelaskan, penanaman pohon telah menjadi bagian dari budaya di lingkungan Otorita IKN. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap dua pekan dan menjadi bagian dari berbagai agenda, mulai penyambutan tamu hingga peringatan hari besar nasional.

Ia mengajak para peserta mengingat lokasi pohon yang ditanam agar dapat melihat langsung pertumbuhannya pada masa mendatang.

“Hari ini kita meninggalkan jejak baik di IKN. Beberapa tahun lagi silakan kembali dan lihat bagaimana pohon yang ditanam hari ini telah tumbuh,” katanya.

Sementara itu, Koordinator KUC sekaligus Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal menilai pelaksanaan KKN tahun ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya mahasiswa KUC menjalankan pengabdian secara langsung di kawasan IKN dengan pendekatan berbasis solusi.

Baca Juga: Sanggar Seni Papatn Puti Kubar Raih Juara III Lomba Tari Kreasi Festival Wonderful Nusantara

Berbeda dengan KKN konvensional, mahasiswa ditempatkan sesuai bidang keilmuan untuk mengidentifikasi persoalan sekaligus menawarkan solusi yang dapat diterapkan di masyarakat.

“Kami menyebutnya KKN tematik berdampak karena mahasiswa hadir membawa ilmu untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat. Dampaknya tidak berhenti ketika KKN selesai, tetapi terus berkembang melalui inovasi dan pengabdian berikutnya,” ujarnya.

Isradi menambahkan, pembangunan IKN membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk perguruan tinggi. Karena itu, KUC bersama perguruan tinggi anggota BSN di Brunei Darussalam, Sabah, dan Sarawak berkomitmen memperluas kerja sama melalui KKN, penelitian, magang, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejumlah isu strategis yang menjadi fokus antara lain penanganan stunting, pengelolaan sampah, pengembangan embung, hingga pemberdayaan desa-desa penyangga IKN.

Melalui aksi penanaman pohon tersebut, mahasiswa KUC–BSN tidak hanya menutup rangkaian KKN tematik berdampak, tetapi juga meninggalkan simbol kolaborasi antara dunia akademik dan Otorita IKN dalam mendukung pembangunan ibu kota baru yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. (rd)

Editor : Romdani.
Rektor UNIBA Isradi Zainal penajam paser utara ibu kota nusantara universitas balikpapan Kutai Barat