KALTIMPOST.ID, Apple bergerak cepat merespons keluhan pengguna lini ponsel flagship terbarunya. Raksasa teknologi asal Cupertino itu memastikan bakal menggulirkan pembaruan perangkat lunak (firmware) darurat pada pekan depan guna menuntaskan masalah teknis pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Langkah mitigasi ini diambil menyusul laporan sejumlah pengguna terkait kegagalan sistem pengenalan wajah (Face ID). Ketika sensor gagal memindai wajah, perangkat mendadak mengalami freeze (membeku), layar tidak merespons sentuhan, hingga melakukan reboot otomatis secara berkala.
Dampak Gangguan pada Aktivitas Pengguna
Kendala autentikasi ini dinilai cukup mengganggu alur kerja harian. Pasalnya, teknologi bio-pemindaian pada lini iPhone 18 Pro tidak sekadar dipakai untuk membuka kunci layar semata.
- Keamanan Transaksi: Fitur Face ID krusial untuk verifikasi pembayaran digital.
- Akses Aplikasi Sensitif: Melindungi akses masuk ke aplikasi perbankan dan dompet digital.
- Stabilitas Sistem: Siklus reboot paksa menghentikan operasional ponsel seketika dan berpotensi memutus aktivitas penting pengguna.
Integrasi AI dan Kompleksitas Sistem Baru
Tim teknisi Apple kini tengah merampungkan perbaikan kode yang bakal disebar via over-the-air (OTA). Pengamat industri menduga, kompleksitas integrasi fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang ditenagai chipset Apple A20 Pro menjadi pemicu munculnya celah bugs pada awal peluncuran sistem operasi ini.
"Pembaruan perangkat lunak ini diharapkan mampu mengoptimalkan alokasi memori serta stabilitas daya agar kinerja ponsel kembali sesuai standar performa premium," tulis laporan tersebut.
Sambil menunggu patch resmi dirilis, Apple menyarankan pengguna terdampak untuk melakukan restart berkala atau memperbarui aplikasi pihak ketiga yang belum sepenuhnya teroptimasi.
Editor : Ilmidza