Atasi Sinyal Lemot, Ini Cara Mudah Gunakan Fitur Peta Offline di Google Maps

Ari Arief • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 16:26 WIB
Ilustrasi navigasi tanpa internet dengan peta offline Google Maps.(generate ai)
Ilustrasi navigasi tanpa internet dengan peta offline Google Maps.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Masalah koneksi internet yang lambat sering kali menjadi kendala bagi para pengguna jalan saat mengakses aplikasi navigasi Google Maps. Untuk mengatasi gangguan tersebut, fitur peta offline hadir sebagai solusi praktis yang memungkinkan akses informasi wilayah tanpa memerlukan jaringan seluler.

Dilansir dari BGR, Selasa (6/10), peta yang diunduh secara offline akan tersimpan di perangkat selama satu tahun penuh. Pengguna tetap dapat mencari berbagai informasi penting, mulai dari lokasi bisnis, SPBU, hingga alamat spesifik tanpa bergantung pada sinyal internet.

Baca Juga: Antisipasi Ancaman Wabah Pes dari Rusia, Kenali Gejala dan Langkah Pencegahannya

Selama berada di dalam batas wilayah yang telah diunduh, fitur navigasi dapat berfungsi layaknya penggunaan saat online. Aplikasi Google Maps juga secara berkala akan menampilkan tanggal kedaluwarsa peta tersebut. Memasuki 15 hari terakhir masa aktif, sistem secara otomatis memperbarui data peta jika perangkat terhubung ke jaringan Wi-Fi.

Cara Mengunduh Peta Offline

Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna cukup membuka aplikasi Google Maps, mengklik foto profil di pojok kanan atas, lalu memilih menu Peta Offline (Offline Maps).

Baca Juga: Ancaman Eksim Kemarau di Musim Panas, Ini Langkah Penting Lindungi Kesehatan Kulit

Pengguna dapat memilih sendiri cakupan wilayah yang ingin diunduh melalui tombol di bagian bawah layar. Wilayah berukuran kecil umumnya membutuhkan ruang penyimpanan di bawah 100 megabyte (MB). Pengunduhan area yang lebih luas dapat dilakukan selama kapasitas memori ponsel mencukupi. Setelah selesai diunduh, peta dapat diakses kapan saja, bahkan dalam mode pesawat (airplane mode).

Pengelolaan dan Fitur Otomatis

Google Maps memberikan fleksibilitas penuh bagi pengguna untuk mengelola peta offline. Melalui ikon titik tiga di samping nama peta, pengguna bisa memperbarui, mengubah nama, atau menghapus data peta yang tidak lagi digunakan.

Baca Juga: Kini Ada MBG Prasmanan Dimulai di 60 SPPG, Tekan Sisa Makanan dan Jaga Kualitas Hidangan

Pengguna juga dapat mengaktifkan opsi pembaruan otomatis via Wi-Fi atau mengubah pengaturan untuk menggunakan data seluler. Menariknya, Google Maps dapat mendeteksi rencana perjalanan mendatang melalui Gmail atau Google Travel, lalu memberikan rekomendasi area peta yang perlu diunduh.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
online offline google maps