​Waspada! Situs Pre-order Palsu iPhone Duo Manfaatkan Celah Tanpa Unduh Aplikasi untuk Curi Data

Ilmidza • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 19:34 WIB
Iphone Duo.
Iphone Duo.

KALTIMPOST.ID, Perusahaan keamanan siber Malwarebytes mengeluarkan peringatan penting bagi masyarakat yang tertarik membeli ponsel lipat perdana buatan Apple, iPhone Duo. Pasalnya, telah muncul modus kejahatan siber berupa tautan pemesanan awal (pre-order) palsu yang sengaja didesain sangat mirip dengan situs resmi Apple untuk mengecoh calon pembeli.

​Situs tiruan ini menawarkan iming-iming potongan harga yang menggiurkan, yakni mencapai 500 dollar AS (sekitar Rp 8,9 juta). Penawaran ini dibuat menarik mengingat harga asli iPhone Duo dipatok mulai dari 2.000 dollar AS. Kendati demikian, diskon fantastis tersebut justru menjadi indikasi utama bahwa penawaran itu adalah sebuah penipuan.

​Berbahaya, Curi Data Cukup dengan Membuka Halaman Web

​Modus penipuan ini tergolong sangat berbahaya karena korban tidak perlu mengunduh aplikasi mencurigakan atau mengisi data pada formulir palsu. Berdasarkan investigasi Malwarebytes, kerentanan sistem langsung bekerja otomatis hanya dengan membuka tautan situs tersebut di peramban.

​Serangan ini mengandalkan celah eksploitasi bernama DarkSword—yang sebelumnya sempat bocor ke publik—untuk meretas dan merampas berbagai informasi sensitif yang tersimpan di dalam ponsel. Data yang berisiko dicuri meliputi informasi kredensial atau kata sandi, catatan pribadi, hingga data dompet kripto (crypto wallet).

​Malwarebytes mencatat bahwa serangan ini menyasar perangkat iPhone yang beroperasi pada sistem iOS versi 18.4 hingga 18.6.2. Beruntungnya, kode berbahaya tersebut dipastikan tidak berdampak pada perangkat iPad maupun Mac.

​Menyerupai Asli tapi Penuh Kejanggalan

​Pelaku kejahatan merancang situs palsu tersebut semirip mungkin dengan situs asli Apple, mulai dari penggunaan logo, gaya tulisan (jenis huruf), informasi hak cipta, hingga pilihan bahasa agar terlihat kredibel.

​Kendati tampak meyakinkan, terdapat sejumlah detail keliru yang dapat dikenali. Sebagai contoh, situs penipuan itu mencantumkan opsi warna "Natural Titanium", padahal lini resmi iPhone Duo dirilis dalam varian warna Star White dan Night Sky.

​Selain itu, spesifikasi ukuran layar yang dicantumkan juga melenceng. Situs palsu menawarkan ukuran layar 6,3 inci dan 6,9 inci—yang sebenarnya merupakan ukuran layar untuk lini iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max—sementara iPhone Duo yang asli hanya mengusung satu ukuran, yakni layar utama lipat seluas 7,6 inci serta layar penutup berukuran 5,4 inci.

​Jadwal Resmi dan Langkah Pencegahan

​Hingga saat ini, pihak Apple secara resmi belum membuka sesi pemesanan awal (pre-order) untuk iPhone Duo. Berdasarkan agenda peluncurannya, keran pemesanan baru akan dibuka secara resmi pada 16 Oktober 2026. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur oleh iklan daring atau tautan pihak ketiga yang menawarkan pre-order iPhone Duo, terlebih yang menjanjikan diskon besar-besaran.

​Guna menghindari risiko penipuan dan peretasan, konsumen disarankan agar:

​Bagi pengguna yang telanjur mengeklik atau membuka situs berbahaya tersebut, Malwarebytes menganjurkan untuk segera memperbarui perangkat lunak dan melakukan restart ponsel. Kendati demikian, langkah ini tidak menjamin data yang telanjur tersedot dapat dipulihkan sepenuhnya.

​Pengguna juga sangat disarankan untuk langsung mengganti seluruh kata sandi akun yang berisiko terekspos. Khusus bagi pemilik aset kripto, dianjurkan untuk segera membuat dompet digital baru dengan frasa pemulihan (recovery phrase) yang berbeda, lalu memindahkan seluruh aset kripto ke dompet baru tersebut demi keamanan dana.

Editor : Ilmidza
iPhone Duo penipuan iphone