Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kasus Demam Berdarah di Kutai Barat Makin Parah, Status Sudah KLB

Erwin D. Nugroho • Selasa, 30 Januari 2024 | 11:11 WIB

PERAWATAN: Kondisi ruang rawat inap khusus anak yang mengalami DBD di RSUD HIS Kubar. LUKMAN HAKIM/KP
PERAWATAN: Kondisi ruang rawat inap khusus anak yang mengalami DBD di RSUD HIS Kubar. LUKMAN HAKIM/KP

Kasus DBD di Kubar kian mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan (Diskes) Kubar menyebut kasus DBD di daerah ini sudah masuk kategori kejadian luar biasa (KLB). Hal itu menyusul tingginya jumlah penderita DBD yang menembus 580 kasus, sejak 2023.

SENDAWAR - Berdasarkan data dari Diskes Kubar per 20 Januari, terdapat 122 kasus. Jika merujuk tren kasus DBD di Kubar angka ini masuk kategori tinggi dan KLB. Ada 5 kecamatan menjadi daerah tertinggi kasus DBD di Kubar pada Januari 2024 ini.
Yakni, Kecamatan Barong Tongkok, Sekolaq Darat, Jempang, Nyuatan dan Kecamatan Melak. “Kubar sudah masuk kategori KLB dan darurat DBD,” tegas Kepala Diskes Kubar Rita Wati Sinaga, saat dikonfirmasi media ini.
Namun, kata Rita, Pemkab Kubar belum mengeluarkan status KLB. Sebab KLB ini dikeluarkan langsung berdasarkan SK Bupati. “Kami sudah melaporkan tentang kejadian ini. Namun kami dari Dinas Kesehatan telah menetapkan KLB," tegasnya.
Rita juga menuturkan naikan kasus tersebut terjadi sejak Desember 2023. Namun puncaknya pada januari ini. Ia menegaskan, kasus DBD banyak menyerang anak-anak. Namun ada juga sebagain orang dewasa. Meski demikian, tingginya kasus DBD di Kubar belum ada yang merengut nyawa.
Diskes Kubar mengimbau warga untuk tetap waspada dan menjaga pola hidup sehat. Dengan cara menjaga kebersihan dan segera mendatangi layanan kesehatan terdekat bila ada gejala demam. (*/luk/kri)

Editor : Erwin D. Nugroho
#demam berdarah #Kutai Barat #dbd