Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkab Paser Jalin Kerja Sama Poltekkes Kaltim, Siapkan 100 Beasiswa 

Muhammad Najib • Selasa, 27 Februari 2024 | 09:00 WIB

PROGRAM KESEHATAN: Bupati Paser Fahmi Fadli saat bertemu manajemen Poltekkes Kemenkes Kaltim di momen Mou beasiswa, Senin (26/2).
PROGRAM KESEHATAN: Bupati Paser Fahmi Fadli saat bertemu manajemen Poltekkes Kemenkes Kaltim di momen Mou beasiswa, Senin (26/2).


TANA PASER - Pemkab Paser menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Poltekkes Kemenkes Kaltim, dengan menyiapkan 100 beasiswa untuk putra-putri daerah Paser yang kuliah di bidang kesehatan.

Bupati Paser Fahmi Fadli mengatakan kerja sama antara Pemkab Paser dengan Poltekkes Kemenkes Kaltim ini merupakan salah satu program Paser MAS Maju adil Sejahtera yakni peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Paser.

Fahmi mengatakan ini adalah upaya Pemkab Paser untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memudahkan masyarakat untuk menjangkau pelayanan kesehatan.

"Salah satunya adalah melakukan MoU dengan Poltekkes untuk pengadaan tenaga kesehatan," kata Fahmi, Senin (26/2).

Kerja sama ini merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh Pemkab Paser dalam pos-pos kesehatan di setiap desa. Kabupaten Paser memiliki 10 kecamatan, 139 desa, dengan jarak yang bervariasi antara 1 sampai 3 jam. Pemkab Paser memiliki keinginan yakni di setiap desa nantinya sudah terisi tenaga perawat dan bidan, dengan tujuan selain tenaga kesehatan tercapai, juga untuk mengurangi angka kesakitan dan angka kematian.

"Saya berharap melalui kerja sama ini nantinya harus mendapatkan perhatian khusus dan berkelanjutan, yang terpenting adalah untuk menyiapkan anggarannya," katanya.

Kerja sama meliputi jurusan perawat sebanyak 70 orang, bidan 20 orang, dan politeknik kesehatan  10 orang pada 2024 ini.

"Semoga 100 orang putra dan putri daerah kami bisa lulus dengan baik dan bisa langsung bekerja melayani masyarakat untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di kabupaten Paser," kata. Fahmi.

Dia berpesan agar dari pihak Poltekkes mendidik dan menseleksi dengan natural mahasiswa yang masuk.

"Jika tidak lulus ya tidak lulus, kami juga tidak ingin hasil di lapangan tidak berkualitas sehingga nantinya bakal mempengaruhi pelayanan kesehatan di Paser," lanjutnya.

Dinas Kesehatan Paser diminta untuk melakukan peninjauan kepada para mahasiswa yang kuliah di Poltekes Kemenkes Kaltim ini. Sementara BKPSDM Paser, harus mempersiapkan bagaimana status para mahasiswa ini setelah lulus, semua harus dipersiapkan.

Beasiswa ini terbuka untuk umum, namun Pemkab Paser memprioritaskan putra dan putri kabupaten Paser di desa masing-masing yang belum ada tenaga kesehatan perawat dan bidan. Rencana dimulai tahun ini, dengan kuliah langsung.

Untuk proses seleksi mengikuti regulasi yang ada di Kementerian Kesehatan. Ada tahapan seleksi mahasiswa bersama (Simama) dan ada serapan seleksi mahasiswa mandiri. Mahasiswa nantinya mengikuti seleksi reguler seperti biasanya. Diprioritaskan bagi yang baru lulus dari SMA/sederajat. Semua biaya kuliah ditanggung oleh Pemkab Paser sepenuhnya. (jib/far)

Editor : Faroq Zamzami
#Poltekkes Kemenkes #pemkab paser #beasiswa