Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Atasi Kenaikan Harga Beras PPU, DKP Operasi Pasar, Distan ke Kantong Petani

Ari Arief • Jumat, 1 Maret 2024 | 09:20 WIB
SEMBAKO: Operasi pasar murah yang menjual sembako pernah digelar DKP PPU di Kecamatan Babulu, tahun lalu.
SEMBAKO: Operasi pasar murah yang menjual sembako pernah digelar DKP PPU di Kecamatan Babulu, tahun lalu.

 PENAJAM–Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Penajam Paser Utara (PPU) berencana menggelar operasi pasar murah di Kecamatan Waru pada Rabu, 6 Maret 2024. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi inflasi daerah dan mengatasi harga beras yang terus naik dalam beberapa pekan terakhir. 

Kepala DKP PPU Mulyono mengatakan, operasi pasar murah ini akan menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, tepung, minyak goreng, cabai, telur, daging, dan lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

“Operasi pasar murah ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” kata Kepala DKP PPU Mulyono, Kamis (29/2). Dia mengatakan masih membahas dalam rapat mengenai jumlah masing-masing yang akan dijual lewat operasi pasar murah itu, termasuk harga. 

Mulyono menjelaskan, operasi pasar murah menyasar masyarakat di Kecamatan Waru yang tergolong kurang mampu. DKP PPU akan bekerja sama dengan distributor dan Bulog untuk menyediakan bahan pokok dengan harga yang lebih murah. “Kami harapkan operasi pasar murah dapat membantu masyarakat dalam menghadapi situasi ekonomi yang saat ini sedang sulit," ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pertanian (Distan) PPU melakukan berbagai upaya untuk memajukan sektor pertanian di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya mahalnya harga beras seperti yang terjadi saat ini. Kepala Distan PPU Andi Trasodiharto, mengatakan bahwa ada beberapa langkah yang dilakukan untuk memajukan sektor pertanian, antara lain, mengelola sumber daya alam yang berkelanjutan. “Distan PPU akan terus mendorong para petani untuk menggunakan metode pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen,” kata Andi Trasodiharto, Kamis (29/2).

Upaya selanjutnya adalah memanfaatkan sarana dan prasarana, antara lain, Distan PPU akan terus meningkatkan sarana dan prasarana pertanian, seperti pembangunan irigasi, jalan usaha tani, dan bantuan alat mesin pertanian. Hal ini dilakukan untuk memudahkan para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah meningkatkan sumber daya manusia dengan terus memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada para petani dan penyuluh pertanian. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola lahan pertaniannya.

“Saya juga akan melakukan safari ke kantong-kantong petani untuk mendengar keluhan dan harapan mereka. Hal ini dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi para petani dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikannya. Kami harapkan dengan berbagai upaya ini, sektor pertanian di PPU dapat semakin maju dan mampu mengatasi permasalahan harga beras yang mahal,” ujar Andi Trasodiharto. (far/k8)

 

ARI ARIEF

ari.arief@kaltimpost.co.id

Editor : Faroq Zamzami
#pemkab ppu #beras naik