BONTANG–Keberhasilan Bontang mempertahankan Piala Adipura membuat kepala daerah berencana membuat sebuah tugu. Namun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) masih mencari lokasi yang strategis untuk tugu itu dibangun.
Kabid Tata Ruang dan Bangunan Dinas PUPRK Robysai Manassa Mallisa mengatakan, ada tiga titik persimpangan yang berpotensi. “Ada di simpang tiga Taman Plaza Ramayana, simpang RSIB, dan simpang tiga Jalan S Parman,” kata Robysai.
Pertimbangan tidak masuknya titik simpang empat Tanjung Laut karena di lokasi tersebut akan didirikan tugu PKK. Bahkan, proses pembuatannya akan digeber di tahun ini. “Kalau simpang empat Al Hijrah Tanjung Laut sudah ada perencanaan untuk tugu PKK,” ucapnya.
Meski demikian dari tiga titik rencana itu harus ada penyesuaian kawasan. Pasalnya dengan dibangunnya tugu di tengah persimpangan. Maka bagian ujung persimpangan harus dipotong untuk membuat rekayasa arus lalu lintas tidak menyempit. Tentunya hal ini berkaitan dengan pembebasan lahan.
Misalnya untuk simpang tiga Taman Plaza Ramayana yang terkena imbas ialah Kantor BPKAD dan Plaza Ramayana. Pun demikian dengan simpang RSIB area yang terdampak ialah kawasan HOP. Sementara untuk titik di simpang tiga S Parman ialah area Pupuk Kaltim dan beberapa hunian warga yang bersampingan dengan eks Bontang Plaza.
“Permasalahannya ialah apakah ini bisa dilakukan. Tentu kami akan mencari titik yang berpotensi,” tutur dia.
Terkait perencanaan direncanakan masuk pada APBD Perubahan mendatang. Ia pun belum bisa mengalkulasi berapa kebutuhan anggaran untuk rencana ini. Diberitakan sebelumnya, anggaran yang diajukan melalui APBD Bontang untuk pembangunan tugu PKK senilai Rp 800 juta.
“Jadi ada patung burung kuntul perak itu akan kami ubah menjadi tugu PKK,” kata Robysai.
Terkait dengan desain dari tugu nantinya dapat dilihat dari tiga sisi. Bagian bawah memiliki ornamen mandau. Sebagai senjata tradisional khas Kaltim. Kemudian di atasnya ada 10 program pokok PKK. (ak/ind/k8)
Editor : Indra Nuswantoro