TANA PASER - Puluhan pelajar di SMA 1 Tana Paser, SMK 1 Tanah Grogot, dan SMA 1 Batu Sopang mengikuti pelatihan jurnalistik dan bagaimana bijak bermedia sosial. Pelatihan ini diisi oleh pewarta yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser, di mana kegiatan ini disponsori penuh oleh PT Kideco Jaya Agung. Rangkaian acara ini bertema Ramadan Spotlight 1445 Hijrah.
Pelatihan yang digelar di dua lokasi yaitu di SMA 1 Tana Paser pada 20 Maret dan di SMA 1 Batu Sopang itu disambut antusias pelajar. Mereka aktif menanyakan bagaimana proses produksi berita dan respons terhadap pemberitaan itu sendiri. Ketua Panitia Ramadan Spotlight 1445 PWI Paser - Kideco, Tontong Bhakti Sihombing menyampaikan program ini adalah wujud pengabdian wartawan kepada masyarakat.
"Dunia jurnalistik perlu diketahui oleh pelajar sejak dini, agar saat di masyarakat nanti mereka bisa memahami apa itu produk jurnalistik yang baik dan benar," kata Bhakti, Kamis (21/3).
Produk jurnalistik yang saat ini bertebaran di media sosial perlu diketahui pelajar, apa saja yang merupakan produk media sosial dan apa itu produk media konvensional dari karya jurnalistik. Di tengah gempuran teknologi digital saat ini, informasi begitu cepat tersebut dan perlu pemahaman bagaimana memilahnya. Termasuk bijak dan memahami manfaat media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Dari pihak Kideco yang hadir, Regional External Relations Asst Manager Isro Ayyubi Rambe. Dia menyampaikan semoga kegiatan ini memberikan pelajar banyak ilmu dan menjadi duta pena atau menjadi citizen jurnalisme.
"Kita harus belajar bagaimana menyampaikan informasi yang baik dan menghindari hoaks. Ini jadi wawasan baru buat pelajar tentunya," kata Isro.
Corporate Communications Manager Marisa Andayani menambahkan ilmu yang disampaikan selama materi sangat bermanfaat ke depannya di kehidupan sehari-hari dan pekerjaan.
"Pelatihan ini sangat relate dengan kehidupan sehari-hari. Pasti membuka wawasan adik-adik," kata Marisa.
Sementara itu, Corporate Communications Asst Manager Galih Riyadi mengatakan di era sekarang aliran informasi cukup masif dan cepat. Dalam hitungan menit, informasi tersebar jumlahnya bisa ribuan. Perlu kewaspadaan dari penerima. Pelatihan ini harus membuat pelajar berkontribusi terhadap arus informasi yang positif dan membangun.
"Dalam bermedia sosial, jika kita punya keterampilan jurnalistik akan bisa menghasilkan cuan. Dapatkan manfaat sebanyak banyaknya dari pelatihan ini," ujar Galih.
Waka kesiswaan SMA 1 Batu Sopang Almunawwir mengatakan ini program luar biasa dari PWI sebagai penyelenggara. Apalagi para pewarta yang hadir masih berusia muda.
"Kami juga sangat berterima kasih kepada Kideco yang telah mendukung. Semoga ke depan tidak hanya sampai di sini dan ada yang berkesinambungan," katanya.
(jib/far)