Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

LAP Gelar Mubes Sekaligus Membuka Rumah Adat Paser  

Muhammad Najib • Rabu, 17 April 2024 | 08:34 WIB
GEDUNG BARU: Lembaga Adat Paser menggelar mubes kelima untuk pemilihan ketua, sekaligus membuka gedung baru berupa Rumah Adat Kuta Manuk Riung di Desa Janju, Km 8, Tanah Grogot, Selasa (16/4).
GEDUNG BARU: Lembaga Adat Paser menggelar mubes kelima untuk pemilihan ketua, sekaligus membuka gedung baru berupa Rumah Adat Kuta Manuk Riung di Desa Janju, Km 8, Tanah Grogot, Selasa (16/4).

 

TANA PASER - Lembaga Adat Paser (LAP) menggelar musyawarah besar (mubes) kelima dewan pengurus pusat (DPP) untuk pemilihan ketua berikutnya. Organisasi adat terbesar di Bumi Daya Taka (Paser) itu juga sekaligus membuka gedung barunya berupa Rumah Adat Paser atau bernama Kuta Manuk Riung di Desa Janju, Kilometer 8, Kecamatan Tanah Grogot.

Mubes bertema Meningkatkan Peran Lembaga Adat Paser dalam Mewujudkan Paser yang Mulia (Maju Unggul Inovatif dan Agamais) itu dihadiri Bupati Paser Fahmi Fadli bersama FKPD, dan perwakilan adat/etnis lainnya di Paser.

Ketua DPP LAP Aji Ayub menyampaikan tujuan LAP bersama pemerintah adalah membangun Paser menjadi lebih baik. Dia mengharapkan setelah terpilih pengurusan yang baru, LAP bisa lebih eksis lagi, terutama dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya Paser yang pada saat ini memang kurang begitu dikenal khalayak umum.

"Itu yang ingin kami tingkatkan. Semoga pemerintah daerah dan LAP bisa terus bersinergi membangun budaya lokal," kata Ayub, Selasa (16/4).

LAP juga berkomitmen merangkul seluruh  kebudayaan di Paser agar bisa rukun berdampingan dan membangun Kabupaten Paser dari berbagai aspek.

Bupati Paser Fahmi Fadli menyampaikan kehadiran organisasi masyarakat dan kerukunan selalu dibutuhkan dalam ruang kebangsaan yang disemangati Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda namun tetap satu jua. Di Kabupaten Paser, ada Lembaga Adat Paser yang hingga hari ini telah berusia kurang lebih 24 tahun dengan kiprahnya yang sudah luar biasa.

Keberadaannya tidak hanya pelestarian adat dan budaya Paser, namun lebih dari itu. Bersama Pemkab Paser turut mengawal pembangunan, merawat kedamaian, dan menjadi perekat persatuan dan kesatuan di tengah majemuknya masyarakat di Kabupaten Paser.

"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung adalah peribahasa yang mengandung etika hidup, yang harus mengikuti dan menghormati adat istiadat setempat di mana kita tinggal," kata Fahmi.

Pemkab Paser tentunya berharap kepada Lembaga Adat Paser terus memberikan makna dan kontribusi positif  terhadap akselerasi pembangunan di daerah, terutama dalam pembangunan dan pemberdayaan sosial kemasyarakatan. Serta bersama-sama mewujudkan cita-cita Paser MAS, yaitu Kabupaten Paser yang Maju, Adil, dan Sejahtera.

Sebagai mitra strategis Ibu Kota Negara Nusantara, semua pihak harus menyiapkan sumber daya manusia berdaya saing dan seluruh potensi daerah yang dapat ditingkatkan untuk turut serta menjadi pelaku kemajuan di Bumi Daya Taka. Harus lebih bersemangat memajukan dan menyejahterakan  daerahnya.

Fahmi juga berkomitmen bahwa pemerintah akan mendukung penuh kegiatan LAP.

"Silakan sampaikan apa saja agenda LAP. Termasuk usulan penyelesaian bangunan gedung ini. Jangan nanggung-nanggung diselesaikan, semoga bisa jadi ikon adat Paser ke depannya," kata Fahmi.

Pemkab Paser berharap setelah pemilihan ketua LAP, organisasi ini bisa selalu bersinergi dan komunikatif kepada pemerintah daerah. Fahmi sempat berkeliling melihat lihat gedung baru itu. "Kami tunggu masukan dari LAP bagaimana kelanjutan gedung ini," ucapnya. (jib/far/k15)

 

Editor : Faroq Zamzami
#paser #MUBES