Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

AYL-AZA Mantap Maju Pilkada Kukar, Elite Parpol Pilih Independen

Sukri Sikki • Selasa, 14 Mei 2024 | 21:25 WIB

 

 

SIAP MAJU: Awang Yacoub Luthman dan Ahmad Zais menyerahkan syarat dukungan sebagai bakal paslon perseorangan ke KPU Kukar.   
SIAP MAJU: Awang Yacoub Luthman dan Ahmad Zais menyerahkan syarat dukungan sebagai bakal paslon perseorangan ke KPU Kukar.  

 

TENGGARONG - Kontestan pertama Pilkada Kukar 2024 muncul dari jalur independen, Awang Yacoub Luthman (AYL) dan Akhmad Zais (AZA). Keduanya level pimpinan parpol berbeda, tapi memilih independen.

Pasangan AYL-AZA mengumpulkan syarat minimal dan sebaran dukungan sebagai bakal pasangan calon (paslon). AYL adalah sosok yang tidak asing di Kukar. Mantan ketua DPRD Kukar itu maju berpasangan dengan AZA tentu punya hitungan.

Mereka datang ke Sekretariat KPU Kukar di Jalan Wolter Monginsidi, Timbau, Tenggarong pada Minggu (12/5) malam untuk menyerahkan persyaratan bakal paslon independen.

Pasangan AYL-AZA beserta tim datang dengan pakaian takwo pada pukul 23.03 Wita, 56 menit sebelum batas waktu penyerahan berkas. Sebelum bertemu Ketua KPU Kukar Rudi Gunawan bersama para komisioner, AYL-AZA menjalani rangkaian adat Kutai. Yakni ritual adat Sumpah Tanah Kutai dengan menarik kain kuning.

Dilanjutkan dengan penyerahan formulir dan berkas 42 ribu dukungan dalam bentuk fisik 19 kotak kontainer plastik.

"Alhamdulillah setelah melalui proses panjang dan diberikan kelancaran. Pada hari ini kami datang untuk menyampaikan amanah dari tuan-tuan kami, yakni masyarakat Kukar untuk maju dalam Pilkada 2024," tutur AYL kepada awak media.

AYL menyebut langkah ini adalah permintaan rakyat Kukar baginya bersama AZA. Pihaknya mantap menempuh jalur independen (bukan jalur parpol) ke kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2024.

AYL merupakan ketua DPD Partai NasDem Kukar dan Akhmad Zais sebagai sekretaris DPD Partai Golkar Kukar. Meski AYL dan AZA masih aktif sebagai insan parpol, tampaknya lebih yakin dengan jalur perseorangan atau independen.

Diakui independen ini sedikit berat, namun perlu diteguhkan niat untuk mengikuti permintaan masyarakat Kukar. Untuk itu, dengan dipasangkannya dengan AZA, AYL memastikan akan menjaga amanah rakyat ini.

Saat ini berkas-berkas yang diserahkan ke KPU Kukar akan melalui pemeriksaan. AYL menyampaikan bahwa ia bersama AZA dan pendukungnya berserah untuk ikhtiar menyerahkan semuanya kepada Allah SWT.

“Optimis menjalankan proses ini terlebih dulu. Jadi ikhtiar harus dijalankan dulu. Saya dan AZA juga melihat kesungguhan masyarakat. Nanti kita pastikan dukungan masyarakat saat verifikasi,” tegasnya.

Ketua KPU Kukar Rudi Gunawan mengatakan, berkas yang diserahkan bakal paslon independen ini telah diterima dalam tiga bentuk format. Yakni dokumen digital melalui aplikasi Silon, dokumen tanpa Silon dan dokumen berbentuk fisik.

Syarat bakal paslon independen minimal 40.730 dukungan kartu tanda penduduk (KTP) untuk diserahkan. Sebaran dukungan itu minimal dari 11 kecamatan. Dari persyaratan yang dikumpulkan AYL malam tadi adalah 42 ribu dukungan dari 20 kecamatan se-Kukar.

“Bakal paslon AYL-AZA sudah menyerahkan dokumen syarat minimal dan sebaran dukungan kepada KPU Kukar. Saat ini statusnya masih dalam tahap pemeriksaan. Kalau sudah sesuai, baru dapat dinyatakan diterima dan dibuatkan tanda terima,” tutup Rudi. (qi/kri/k16)

Editor : Sukri Sikki