Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

26 Desa di Paser Dapat Layanan Internet

Muhammad Najib • Selasa, 11 Juni 2024 | 17:43 WIB
BERTAMBAH JARINGAN: Kabupaten Paser memberikan layanan baru internet untuk 26 desa. (NAJIB/KP)
BERTAMBAH JARINGAN: Kabupaten Paser memberikan layanan baru internet untuk 26 desa. (NAJIB/KP)

KALTIMPOST.ID, 26 desa di Kabupaten Paser akhirnya mendapat layanan internet gratis dari pemerintah daerah. Layanan internet desa ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Paser dengan PT Indonesia Comnet Plus. Hal ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam upaya untuk mendorong agar tidak ada lagi daerah blank spot komunikasi di Kabupaten Paser.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Paser Arief Rahman menyampaikan Pemkab Paser berupaya membangun desa menjadi mandiri sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014.

Desa yang cerdas adalah desa yang mengikuti perkembangan jaman dan mampu mandiri namun tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong dan spiritualisme yang menjadi kekuatan nilai lokal.

Photo
Photo

Ke depan, Pemkab Paser ingin menghadirkan masyarakat desa yang tidak terpusat namun saling terhubung dengan pengembangan teknologi dalam berbagai informasi. Hal ini telah juga diamanatkan pada Visi Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera).

"Keterhubungan desa dalam berbagai informasi yang didapat dari pengembangan teknologi juga merupakan penjabaran dari makna kata “Adil” yang merupakan penjabaran dari makna mengurangi kesenjangan antar kecamatan sehingga setara dalam hal layanan dasar," kata Arief, Selasa (11/6).

Arief mengatakan, salah satu konsep pengembangan desa yang cocok untuk era sekarang adalah konsep Desa Cerdas yaitu konsep pengembangan desa dengan memanfaatkan teknologi, baik untuk pelayanan publik dan pengembangan kawasan seperti infrastruktur teknologi informasi, teknologi komunikasi, transportasi, zonasi, irigasi, drainase dan energi.

Desa Cerdas adalah transformasi desa melalui pemanfaatan teknologi digital, pemanfaatan ruang digital desa secara berkelanjutan, dan pemanfaatan data terintegrasi dalam membangun dan meningkatkan kualitas pemanfaatan dana desa untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam membangun, desa cerdas harus mengacu pada tiga aspek yaitu aspek kebijakan, aspek potensi, permasalahan dan tantangan yang dihadapi serta aspek prioritas. Sehingga sebagaimana dalam Permendes Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa bahwa merencanakan dan membangun desa, berbagai kegiatannya harus diarahkan pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sebagai salah satu sektor prioritas dalam penggunaan dana desa yang diprioritaskan untuk dapat mendorong pencapaian SDG’s Desa.

"Sebagaimana Konsep Desa Cerdas dalam upaya mewujudkan 6 pilar desa cerdas, landasan utamanya adalah keterlibatan stakeholder dan membangun jejaring kemitraan," katanya.

Terpisah Bupati Paser Fahmi Fadli men mengapresiasi Diskominfo yang telah menginisiasi kegiatan ini. Dia berharap terus dilakukan inovasi dengan pendekatan teknologi terkini termasuk pemanfaatan teknologi Low Earth Orbit (LEO) guna mengatasi berbagai kendala dalam penyediaan akses internet dan telekomunikasi di desa-desa di Kabupaten Paser.


“Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Desa dan Duta Digital Desa yang telah melakukan pendampingan desa dalam peningkatan literasi digital masyarakat,” kata Fahmi.(jib/waz)

Editor : Dwi Puspitarini