Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sekprov Kaltim Sri Wahyuni Minta Jaga Semangat dan Mental Selama Kompetisi

Sukri Sikki • Selasa, 5 November 2024 | 20:42 WIB
LEPAS KAFILAH: Sekprov Sri Wahyuni meminta Kafilah Kaltim menjaga semangat dan mental selama kompetisi.
LEPAS KAFILAH: Sekprov Sri Wahyuni meminta Kafilah Kaltim menjaga semangat dan mental selama kompetisi.

 

BALIKPAPAN - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni secara resmi menutup Training Center (TC) ke-III sekaligus melepas keberangkatan Kafilah Kaltim untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VII Korpri Tingkat Nasional di Palangka Raya.
Acara penutupan dan pelepasan digelar pada Jumat malam (1/11/2024) di Le Grande Ballroom, Grand Jatra Hotel Balikpapan. Dalam kesempatan tersebut, Sri Wahyuni mengapresiasi upaya keras yang telah ditempuh oleh semua pihak dalam mempersiapkan kafilah Kaltim.
Ia menyampaikan rasa bangga terhadap para kafilah yang telah melalui seleksi ketat dan rangkaian training center sebanyak tiga kali. “Ini menunjukkan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas kafilah yang akan mewakili Kalimantan Timur di ajang MTQ Korpri Tingkat Nasional ke-VII,” ujarnya.
Sri Wahyuni juga mengenang keberhasilan Kaltim sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-30 tahun 2024, di mana Kaltim berhasil meraih gelar juara umum. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan bukti solidnya kerja sama lintas pihak yang perlu dijaga dan menjadi motivasi untuk tampil optimal di MTQ Korpri Tingkat Nasional.
“Tentu kebanggaan itu yang menjadi motivasi agar kita bisa tampil terbaik di MTQ Korpri Tingkat Nasional kali ini,” kata Sri Wahyuni.
Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan mental yang baik selama kompetisi berlangsung. Sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kaltim, Sri Wahyuni menggarisbawahi pentingnya sinergi antara Korpri dan LPTQ dalam pembinaan tilawatil Quran di Kaltim. Menurutnya, MTQ Korpri merupakan bagian penting dari pembinaan yang perlu mendapat perhatian penuh dari LPTQ.
Dirinya juga berpesan agar kafilah menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang keberangkatan. Ia mengingatkan agar peserta lebih fokus pada kompetisi dan tidak terganggu oleh hal-hal yang bisa menurunkan konsentrasi, termasuk penggunaan media sosial.
“Tinggalkan sementara urusan lain, utamakan konsentrasi dan doa kepada Allah, serta restu dari keluarga agar bisa tampil maksimal,” pesannya.
Dengan mengucap "Bismillahirrahmanirrahim", Sri Wahyuni secara resmi melepas Kafilah Korpri Kaltim menuju Palangka Raya. Ia berharap seluruh peserta diberikan kemudahan selama perjalanan dan mampu meraih hasil terbaik dalam ajang tersebut.
“Semoga seluruh kafilah senantiasa dalam lindungan Allah dan mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat nasional,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Koordinator Kafilah, Miftah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kafilah Kaltim telah melewati tiga kali pelatihan intensif yang diadakan pada bulan Februari, Mei, dan November ini. Dengan total 26 orang kafilah Kaltim dari sembilan cabang yang akan diperlombakan, ia optimis bahwa latihan ini dapat membawa kafilah meraih hasil terbaik di MTQ Korpri Nasional.
“Kami semua memahami tanggung jawab besar, namun dengan semangat yang telah tertanam selama pelatihan, kami optimis bisa mencapai target lima besar. Mohon doa dan restu dari semua pihak agar kami dapat membawa nama baik Kalimantan Timur,” ucap Miftah.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BKD Kaltim yang juga Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Kaltim, Deni Sutrisno; Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim, Dasmiah; serta para pelatih, panitia, dan perwakilan dari tujuh kabupaten/kota di Kalimantan Timur yang turut mendukung persiapan kafilah Kaltim. (rey/pt/kri)

Editor : Sukri Sikki