Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Nama Isradi Zainal Diusulkan Jadi Wakil Kepala Otorita IKN, Ini Tanggapan Rektor Uniba Tersebut

Muhammad Ridhuan • Rabu, 13 November 2024 | 14:02 WIB
Isradi Zainal
Isradi Zainal

KALTIMPOST.ID, Mencuat sejumlah lembaga dan organisasi masyarakat hingga profesional yang mendesak pemerintah mengangkat wakil kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berasal dari tokoh Kaltim. Tiga nama pun diusulkan. Mulai dari mantan rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Masjaya dan Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) Isradi Zainal hingga mantan gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

Menanggapi usulan tersebut, Rektor Uniba Isradi Zainal kepada Kaltim Post memberikan tanggapannya. Sekjen Forum Rektor Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2021-2024 itu mengatakan, sudah menjadi hak masyarakat untuk memberikan masukan kepada pemerintah terkait sosok yang berkompeten dan pantas menjabat pimpinan di OIKN.

“Saya sudah baca dan tahu soal usulan (menjadi wakil kepala OIKN) itu. Banyak juga yang men-share beritanya. Banyak berbagai elemen juga yang mendukung dan mendoakan saya jadi pimpinan di OIKN. Saya berterima kasih. Tetapi yang perlu diketahui, berdasarkan Undang-Undang IKN (UU IKN) ini sudah menjadi hak presiden,” ungkap Isradi yang pernah menjadi Sekjen Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) 2019-2021 itu.

Bagi ketua PII Kaltim 2016-2022 itu, dari tiga nama yang diusulkan oleh kelompok masyarakat dan profesional masing-masing punya kompetensinya. Dan menurutnya layak menjadi wakil kepala OIKN. Dirinya pribadi bersyukur jika memang dari ketiga nama tersebut diangkat menjabat orang nomor dua di OIKN setelah Basuki Hadimuljono, kepala OIKN yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 5 November 2024 lalu.

“Bagi saya, siapa pun nanti yang menjabat dari tiga nama yang diusulkan masyarakat saya alhamdulillah. Karena memang idealnya salah satu pimpinan tertinggi, baik itu kepala atau wakil kepala OIKN harus sosok yang berdomisili di Kaltim. Dan punya track record jelas dan melekat sejak awal dengan IKN. Bukan sosok yang tiba-tiba berkecimpung di IKN,” ucap pria yang pernah tergabung dalam Tim Transisi IKN tersebut.

Baginya, pembangunan IKN memang harus dikawal secara langsung. Oleh mereka yang dekat dan paham soal IKN. Bahkan sebelum ditetapkan oleh Joko Widodo (Jokowi), mantan presiden RI. Apalagi Isradi menyebut, sejumlah progres yang terjadi di IKN, mulai dari pekerjaan fisik hingga non-fisik memerlukan perhatian mendetail yang biasanya hanya bisa dilakukan secara optimal oleh sosok di daerah.

“Siapa pun mereka (wakil kepala OIKN) yang nanti dilantik, harus yang sudah terbukti aktif dalam mengawal dan berkontribusi dalam pembangunan IKN. Tetapi nanti kita lihat bagaimana Presiden Prabowo mengambil keputusan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Andi Syarifuddin, ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Bersama Masyarakat Membangun Indonesia (BMMI) yang juga ketua wilayah Kaltim untuk jaringan relawan Prabowo-Gibran, Kamis (7/11), mengatakan telah menggodok tiga nama untuk diusulkan ke Presiden Prabowo, untuk posisi jabatan wakil ketua OIKN.

“Tiga nama itu, pertama mantan Rektor Unmul H Masjaya, Rektor Uniba Isradi Zainal, dan mantan gubernur Kaltara Irianto Lambrie,” kata Andi Syarifuddin. Disebutkannya, ketiga nama itu masing-masing punya kapasitas yang dibutuhkan untuk menduduki jabatan sebagai waka OIKN.

Apalagi, setelah Basuki Hadimuljono dilantik oleh Presiden Prabowo Subiantao sebagai kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Nusantara, Selasa (5/11), kini posisi jabatan wakil kepala (waka) OIKN masih kosong dan muncul desakan posisi tersebut merupakan hak Kaltim.

“Jangan sepelekan hak Kaltim sebagai penyumbang devisa negeri ini masih masuk urutan ketiga. Artinya, IKN juga dibiayai oleh pajak masyarakat Kaltim,” kata Sunarto Sastrowardojo, sekretaris Forum Socio Engineering Nusantara (FSEN), di Penajam, Kamis (7/11).

Untuk diketahui, mencuatnya nama Isradi Zainal dalam bursa petinggi OIKN bukan kali ini saja. Sebelumnya, saat mundurnya Bambang Susantono sebagai kepala OIKN pada Juni lalu, namanya pun diusulkan oleh banyak tokoh dan organisasi masyarakat khususnya di Kaltim. Kini Isradi Zainal sendiri masih aktif dalam mengawal pembangunan IKN. Mantan ketua umum Asosiasi Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja Riksa Uji Indonesia (APJK3 RUI) itu merupakan salah satu pakar yang terlibat sebagai safety engineer dan quality assesor sejumlah proyek IKN. (rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#Uniba balikpapan #Otorita IKN #prabowo subianto #Isradi Zainal #OIKN