KALTIMPOST.ID, TANJUNG REDEB-Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, menyebut penerbangan langsung sangat mempengaruhi harga tiket pesawat. Tantangannya adalah memenuhi tingkat keterisian penumpang.
Said mengatakan, dirinya mendukung upaya pemerintah pusat yang berusaha menurunkan harga tiket penerbangan dalam negeri. Hal ini tentu akan banyak berdampak, terutama di Berau.
“Jadi memang sampai saat ini (penerbangan) langsung jadi opsi, tiketnya murah,” ujarnya.
Dengan upaya yang sedang dilakukan, ia berharap mampu membuka peluang masuknya rute-rute penerbangan baru, atau terjadi penurunan harga tiket pesawat secara signifikan di Kabupaten Berau.
Terlebih, tak lama lagi akan masuk masa libur Natal dan Tahun Baru, yang kerap dijadikan momen berlibur sebagian masyarakat.
“Kita kan ada beberapa opsi kemarin, seperti Berau-Denpasar dan Berau-Makassar, belum terealisasi karena tingkat keterisiannya,” ujarnya.
Dirinya berharap, ke depan penerbangan dari dan menuju Berau semakin beragam, sehingga masyarakat disuguhi pilihan penerbangan yang bersaing harga.
Tentu harapannya, jika penerbangan semakin beragam, akses wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Berau semakin besar.
“Tetapi, memang yang sudah berjalan sangat menekan harga tiket, mudah-mudahan ada dampak baik di daerah nantinya,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin menyebut, dirinya terus berusaha menyediakan rute-rute penerbangan dan armada baru di Bandara Kalimarau, Berau.
“Kami sudah sampaikan juga, memang kewenangan tarif, baik itu batas bawah dan atas kewenangannya ada di pemerintah pusat,” terangnya, Selasa (12/11/2024).
Baca Juga: Tanaman Produktif Kelapa Sawit di Kaltim Capai 1,16 Juta Hektare
Beberapa upaya terus dilakukan pihaknya. Di antaranya penjajakan rute penerbangan baru dan armada baru. Dengan rute baru serta armada yang lebih besar, diprediksi kuat mampu menekan harga tiket pesawat.
“Kita terus usahakan, meski keputusannya kembali ada di maskapai,” tuturnya.
Optimalisasi tujuan Bali, Denpasar hingga Maratua menjadi fokusnya. Terutama menjangkau rute-rute yang selama ini harus transit menjadi penerbangan langsung. Penerbangan direct atau langsung ini, kata Ferdinan jadi faktor yang bisa menekan harga penerbangan. (sen/far)
Editor : Faroq Zamzami