Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Longsor Ancam Logistik IKN! Jembatan Bailey Dikebut untuk Pulihkan Akses Jalan Nasional

Rikip Agustani • Senin, 23 Desember 2024 | 17:35 WIB
GERAK CEPAT: BBPJN Kaltim melalui PPK 1.4 - Satker PJN Wilayah 1 Provinsi Kaltim segera memasang jembatan bailey pada jalan amblas di Km 9,5 Desa Sungai Merdeka Kecamatan Samboja Barat, Senin (23/12).
GERAK CEPAT: BBPJN Kaltim melalui PPK 1.4 - Satker PJN Wilayah 1 Provinsi Kaltim segera memasang jembatan bailey pada jalan amblas di Km 9,5 Desa Sungai Merdeka Kecamatan Samboja Barat, Senin (23/12).

 

KALTIMPOST.ID, Tingginya curah hujan yang melanda Desa Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (22/12) membuat ruas jalan nasional mengalami amblas.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) langsung bergerak cepat untuk menangani longsoran di jalan nasional, yang berlokasi di Km 38 Kecamatan Samboja Barat tersebut.

Penanganan sementara yang dilakukan Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Provinsi Kaltim ini adalah pemasangan rambu peringatan pada lokasi.

Pemasangan sudah dilakukan sejak Minggu (22/12) malam. Dan penanganan selanjutnya, akan dilakukan pemasangan jembatan bailey atau jembatan sementara yang terbuat dari panel logam yang mudah dipasang dan dipindahkan.

 Baca Juga: Lahan Terbebaskan, Proyek Semakin Melaju: Pembangunan Bandara VVIP untuk Dukung IKN

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN Wilayah 1 Provinsi Kaltim menargetkan jembatan bailey ini paling lambat sudah terpasang, pada Kamis (26/12) pagi.

“Sementara ini, dilakukan pengalihan atau rekayasa lalu lintas untuk saat ini kendaraan roda dua, roda empat dan truck kecil masih dapat melintas dengan cara bergantian," kata Kepala BBPJN Kaltim Hendro Satrio kepada Kaltim Post, Senin (23/12).

Lokasi jalan amblas di jalan nasional Kaltim ini, berada pada sisi kanan dari arah Km. 38 Kecamatan Samboja Barat di Km 9,5 Desa Sungai Merdeka.

Tidak jauh dari Resort 1 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Meratus Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim. Jalan amblas ini mengakibatkan terhambatnya pengiriman logistik dari Samarinda maupun Balikpapan, yang hendak menuju IKN.

Namun, untuk saat ini kendaraan roda dua dan kendaraan  empat masih dapat melintas dengan cara bergantian.

"Sedangkan kendaraan roda 6 ke atas hanya dalam keadaan tidak membawa muatan saja yang dapat melintas di lokasi ruas Jalan Semoi Dua-Km 38 Samboja, Km 9,5 Kabupaten Kukar imi," ucap pria yang sebelumnya menjabat Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Hendro Satrio bersama dengan jajaran BBPJN Kaltim dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim pun sudah meninjau lokasi jalan longsor tersebut.

Sekaligus memantau pemasangan rambu-rambu peringatan pada lokasi jalan amblas di jalan nasional lintas Kaltim ini.

Setelah melakukan penanganan sementara berupa pemasangan jembatan bailey nanti, diharapkan kondisi lalu lintas dapat kembali normal.

Dan pengendara yang melintas dari arah Km 38 Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kukar maupun menuju Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU diimbau untuk berhati-hati.

Atau mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif hingga kondisi jalan dinyatakan aman.

”Dan penanganan sementara, sore ini kami timbun agregat dan mobilisasi jembatan bailey ukuran 42 meter. Nanti malam kami instal dan insya allah besok pagi sudah mulai pemasangan jembatan bailey. Untuk menjamin arus lalu lintas bisa segera normal,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#Samboja Barat #rekayasa lalu lintas #kerusakan jalan #kukar #IKN #jalan amblas #jembatan bailey #Sungai Merdeka #longsor