BALIKPAPAN - Libur lebaran selain antisipasi kejahatan, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Muhammad Sabilul Alif menginstruksikan jajarannya waspada potensi bencana.
Mulai banjir, tanah longsor, kebakaran dan lainnya. Selain itu ada tiga hal yang perlu diantisipasi yakni terkait bencana alam, tempat obyek wisata dan kawasan IKN.
“Jadi ada beberapa yang perlu diantisipasi, dalam hal ini dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, di mana sejak tanggal 28-30 Maret masih terjadi hujan deras beberapa wilayah di Kaltim,” jelas Sabilul.
Kondisi banjir rob dengan ketinggian 2,9 meter juga perlu diantisipasi. “Para kapolres yang memiliki obyek wisata laut dengan ombak besar, saya perintahkan untuk memberikan imbauan kepada warga untuk berhati-hati, di tempat wisata jangan sampai ada yang tenggelam, karenanya unit pertolongan harus cepat,” tegasnya.
Sabilul Alif juga menyatakan yang menjadi perhatian Polda Kaltim juga, di mana saat dilaksanakan pertemuan antara Kapolda Kaltim dengan Kapala OIKN.
Ada 10 titik pos yang dibangun di IKN dengan tujuan untuk memastikan bahwa kegiatan proyek yang selama lebaran untuk sementara ditinggal tetap bisa dijaga oleh pihak kepolisian dengan dukungan TNI dan petugas dari OIKN itu sendiri.
“Untuk itu, kita akan melakukan patroli estafet, di mana selama IKN ditinggal mudik pekerja, kondisinya dalam keadaan aman,” tegasnya. Khususnya wilayah Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Wilayah tersebut dekat dengan IKN.
Ada 81 tempat wisata tersebar di Kaltim yang tentu menjadi lokasi kunjungan warga selama libur lebaran.
Sabilul juga menjelaskan, jumlah Pos Pengamanan yang sudah digelar ada sebanyak 80 buah yang diisi personel kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD dan Basarnas serta unsur lainnya. “Jumlah anggota Polri yang dilibatkan sebanyak 1.849 orang dengan dibantu personel TNI sebanyak 380 personel, dan instansi lain sebanyak 1.500 personel,” ungkapnya.
Editor : Muhammad Ridhuan