Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Waspada Penyakit Dampak Kekeringan, Diskes Kaltim Lakukan Asemen ke Mahulu

Denny Saputra • Minggu, 3 Agustus 2025 | 13:53 WIB
Jaya Maulimin
Jaya Maulimin

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Kesehatan (Diskes) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit yang muncul akibat bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Selain risiko kebakaran hutan, kekeringan juga membawa ancaman kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, gatal-gatal, hingga risiko kekurangan gizi, terutama pada balita dan ibu hamil.

Kepala Diskes Kaltim dr Jaya Mualimin menyebut, pihaknya telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak di Mahulu, terutama di daerah terdampak seperti Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.

"Ancaman penyakit yang sering menyertai bencana kekeringan itu perlu diwaspadai sejak dini. Termasuk kemungkinan gizi buruk. Itu sebabnya bantuan makanan tambahan sangat penting untuk segera sampai ke sasaran," ujarnya, Minggu (3/8).

Dia menerangkan, tiga personel dari tim krisis kesehatan juga diterjunkan langsung ke Mahulu untuk melakukan asesmen lapangan. Mereka bertugas memastikan bantuan tidak hanya tiba tepat waktu, tetapi juga diserahkan tepat sasaran.

"Jangan sampai bantuan hanya sampai di pinggir. Kami bersama Dinas Kesehatan Mahulu sudah menentukan lokasi sasaran, termasuk enam puskesmas induk dan dua rumah sakit, utamanya di Long Apari dan Long Pahangai. Dua wilayah itu paling ujung, jadi distribusinya memang lebih menantang," sambungnya.

Kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah tersebut masih mencukupi. Namun, ketersediaan makanan tambahan masih kurang dan menjadi fokus penguatan. Bantuan yang dikirimkan kali ini juga merupakan bagian dari dukungan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

“Usai asesmen akan ada pengiriman tambahan bantuan yang disesuaikan dengan hasil temuan di lapangan. Pemprov Kaltim memastikan dukungan terhadap Mahulu terus berlanjut selama status siaga darurat masih berlaku,” tegasnya.

Sebagai langkah cepat, Diskes Kaltim telah mengirimkan 50 paket makanan tambahan untuk balita dan 50 paket untuk ibu hamil.

Tak hanya itu, 100 paket vitamin tambahan juga dikirimkan bersamaan dengan logistik pangan , yang dikoordinatori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, tim tersebut berangkat dari Samarinda pada Sabtu (2/8).

Editor : Dwi Restu A
#pemprov kaltim #mahulu #kekeringan #dinas kesehatan